Integrasi Tol Jagorawi Diharapkan Kurangi Macet

Kompas.com - 05/09/2017, 23:00 WIB
Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani dan Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna. KOMPAS.com / DANI PRABOWODirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani dan Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Mulai 8 September 2017, integrasi di Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) diberlakukan. Imbas integrasi ini, selain tidak difungsikannya lagi Gerbang Tol (GT) Cibubur Utama dan Cimanggis Utama, juga diterapkannya sistem single tarif untuk semua golongan kendaraan.

Kedua GT tersebut selama ini kerap menjadi salah penyebab terjadinnya kemacetan di Tol Jagorawi. Bahkan, antrian transaksi di GT Cibubur Utama, bahkan dirasakan hingga Cawang. Sebaliknya, imbas transaksi di Cimanggis Utama disebut sampai dirasakan hingga Ciawi.

"Diharapkan pasca perubahan sistem transaksi dapat mengurai kepadatan Jalan Tol Jagorawi karena simpul kepadatan di GT Cimanggis Utama dan GT Cibubur Utama dihilangkan sehingga lalu lintas terdistribusi di beberapa titik," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani di Kantor Kementerian PUPR, Selasa (5/9/2017).

Desi menambahkan, sistem single tarif akan diberlakukan untuk transaksi pembayaran. Bagi kendaraan golongan I, tarif yang dikenakan sebesar Rp 6.500. Tarif sama itu berlaku bagi kendaraan yang hendak menempuh jarak jauh maupun dekat.

Sedangkan, untuk kendaraan golongan II menjadi Rp 9.500, golongan III menjadi Rp 13.000, golongan IV menjadi Rp 16.000 dan golongan V menjadi Rp 19.500.

"Untuk jarak jauh tarifnya turun, untuk jarak dekat itu tarifnya memang agak naik," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X