KILAS

Beban Jakarta Bakal Berkurang dengan Hadirnya Kota Baru

Kompas.com - 30/08/2017, 06:47 WIB
Progres pembangunan fisik Meikarta per 9 Juni 2017. www.meikarta.comProgres pembangunan fisik Meikarta per 9 Juni 2017.
|
EditorKurniasih Budi

Data tersebut menggambarkan industri pengolahan hingga kini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Daerah industri Cikarang menjadi penting untuk dikembangkan bila berpijak pada data BPS tersebut. Investasi triliunan rupiah digelontorkan untuk membuka ribuan lapangan kerja di Cikarang.

Pusat kegiatan ekonomi Indonesia

Chairman Lippo Group Mochtar Riady mengatakan, ada enam kawasan industri di Cikarang yang terbesar di Indonesia dengan luas lahan sekitar 200 kilometer persegi.

Di Cikarang, Kabupaten Bekasi, terdapat kawasan industri otomotif yang mampu memproduksi satu juta mobil dan 10 juta sepeda motor per bulan. Berbagai produk elektronik, seperti televisi, kulkas, AC, dan mesin cuci, juga diproduksi di Cikarang.

“Harga tanah di Cikarang akan menjadi Rp 50 juta per meter. Semua industri yang paling hebat ada di Cikarang. Maka, Cikarang akan menjadi Shenzhen of Indonesia,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Jika infrastruktur transportasi selesai dibangun, Cikarang akan menjadi pusat ekonomi Indonesia.

Pemerintah, ia melanjutkan, berencana membangun berbagai infrastruktur, seperti bandara dan pelabuhan di Cikarang dan sekitarnya, termasuk railway Cikarang-Tanjung Priok, high speed railway Jakarta-Cikarang, serta railway Jakarta-Bandung yang melewati Cikarang.

Baca juga: September, Jalur KRL Jakarta Kota-Bekasi Diperpanjang Hingga Cikarang

Dengan proyeksi itu, maka dapat dipastikan ada ribuan tenaga kerja yang membutuhkan hunian di Cikarang

Untuk itulah Lippo Group meluncurkan menara hunian vertikal di Meikarta. Keseriusan membangun kota ini dibuktikan dengan peluncuran penjualan 200 ribu unit apartemen Meikarta.

Masyarakat menyambut antusias penawaran tersebut. Unit-unit yang ditawarkan oleh Meikarta bisa terjangkau oleh seluruh komunitas bahkan masyarakat ekonomi menengah. Lippo Group menawarkan harga mulai dari Rp127 juta/unit.

Nantinya, fasilitas kredit pemilikan rumah atau apartemen akan tersedia dengan bunga mulai dari 8,25 persen. Dengan booking fee Rp 2 juta, selanjutnya dikenakan uang muka hanya 10 persen dari total harga. Kemudahan inilah yang membuat peminat apartemen di Meikarta membludak.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X