KILAS

Beban Jakarta Bakal Berkurang dengan Hadirnya Kota Baru

Kompas.com - 30/08/2017, 06:47 WIB
Progres pembangunan fisik Meikarta per 9 Juni 2017. www.meikarta.comProgres pembangunan fisik Meikarta per 9 Juni 2017.
|
EditorKurniasih Budi


KompasProperti - Jakarta sebagai Ibu Kota Republik Indonesia menjadi tujuan bagi pencari kerja. Kemajuan Jakarta melebihi kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Pada 2016, Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta mencapai kurang lebih delapan kali lipat APBD Surabaya. Adapun APBD Jakarta Rp 67,1 trilliun, sementara Surabaya hanya Rp 7,9 trilliun. Padahal, perbandingan antara penduduk Jakarta dan Surabaya hanya 10 juta banding 2,9 juta.

Saat ini, Jakarta sudah sulit mengembangkan wilayah. Padahal, jumlah penduduk Jakarta terus bertambah.

Pertambahan penduduk karena kelahiran terus terjadi. Tak hanya itu, masuknya perantau dari luar daerah untuk mengadu nasib menjadikan Jakarta semakin sesak. Pertambahan penduduk Jakarta menjadi sulit dikendalikan.

Baca: Lippo Cikarang Catat Pendapatan Rp 842 Miliar

Persoalan ini harus dituntaskan dengan solusi yang menyeluruh. Jakarta membutuhkan kerja sama dengan wilayah di sekitarnya untuk berbagi beban sekaligus berbagi keuntungan.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pengangguran di Jakarta tahun lalu mencapai 6,12 persen, sementara rata-rata nasional adalah 5,61 persen. Jika arus perantau ke Jakarta dibelokkan ke wilayah di sekitarnya, maka bukan mustahil angka pengangguran di Jakarta bakal turun di bawah rata-rata nasional.

BPS mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I-2016 naik sebesar 5,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015. Pertumbuhan terjadi pada hampir semua lapangan usaha, kecuali pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 1,01 persen.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh jasa keuangan dan asuransi sebesar 11,37 persen, diikuti informasi dan komunikasi sebesar 8,39 persen, dan jasa lainnya 7,90 persen.

Sementara itu, laju pertumbuhan industri pengolahan hanya naik 4,68 persen, padahal dari sisi sumber pertumbuhan triwulan II-2016 secara tahunan atau year on year, industri pengolahan merupakan sumber terbesar yaitu 1,03 persen dari total sumber pertumbuhan triwulan II-2016 sebesar 5,18 persen.

Pasar pekerja dari kawasan Cikarang yang dikelilingi kawasan industri yang makin pesat membuat pengembang optimistis. Penjualan apartemen harga Rp 500 jutaan sangat kompetitif.  M LATIEF/KOMPAS.com Pasar pekerja dari kawasan Cikarang yang dikelilingi kawasan industri yang makin pesat membuat pengembang optimistis. Penjualan apartemen harga Rp 500 jutaan sangat kompetitif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X