Kompas.com - 18/08/2017, 20:44 WIB
Lumba-lumba di Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali. JOKO DWI CAHYANALumba-lumba di Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

NUSA DUA, KompasProperti - Sektor pariwisata di kawasan Bali Utara bakal dikembangkan seperti Nusa Dua di Bali Selatan. Lantas berapa investasi yang dibutuhkan untuk menggarap sektor pariwisata di sana?

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer mengatakan, luas wilayah yang akan dikembangkan nantinya mencapai 600 hektar di Kabupaten Buleleng.

Namun, hingga kini belum dapat diketahui berapa anggaran yang dibutuhkan untuk menyulap kawasan tersebut seperti Nusa Dua.

"Begitu tanah disepakati, baru nanti kita turun bikin studi kelayakan," kata Abdulbar di Nusa Dua, Kamis (17/8/2017).

Sebagai gambaran, Abdulbar membandingkan, anggaran yang diperlukan untuk mengembangkan kawasan wisata Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) seluas 1.175 hektar, dibutuhkan Rp 3,3 triliun.

Meski demikian, anggaran yang diperlukan untuk mengembangkan kawasan wisata di Kabupaten Buleleng, berbeda dengan di Mandalika.

"Taruhlah kita (kembangkan) 600 (hektar), tapi enggak bisa pukul rata. Karena di sini tanah juga mahal. Yang jelas (dibutuhkan) investasi besar," kata dia.

Abdulbar menambahkan, kawasan Bali Utara sebenarnya memiliki potensi wisata yang besar. Bahkan, bila dikembangkan, akan jauh lebih baik daripada Nusa Dua. Pasalnya, kawasan tersebut dikenal masih cukup asri, serta memiliki kultur budaya dan tradisi yang kental.

Nantinya, lanjut dia, pengembangan kawasan yang dapat dilakukan yaitu dengan mengusung konsep community based on tourism.

Artinya, investor dapat berinvestasi dengan membangun hotel berbintang, namun tetap dapat menikmati nilai-nilai keaslian penduduk di sana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.