Penulis
Salah operator mal Singapura, M&G Real Estate akan membuka kembali Compass One Mall pada September mendatang dengan 33 persen ruang untuk gerai F&B. Luas itu meningkat dari angka 20 persen sebelum renovasi.
AsiaMalls juga menambahkan lebih banyak restoran pada proses renovasi Tiong Bahru Plaza dan White Sands, sementara Grup Sim Lian mengalokasikan area F&B sekitar 30 persen saat membuka Hillion Mall pada Februari lalu."Secara regional, negara lain pasti akan melihat langkah perubahan Singapura dan bisa juga mereka menjadikannya sebagai referensi," kata Diane Aw, Kepala Layanan Ritel di konsultan properti Colliers International.
Alokasi lebih banyak bagi F&B membuat daya tawar pelaku bisnis sektor tersebut meningkat.
"Mal telah menyediakan lebih banyak ruang untuk negosiasi dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu. Kami dapat melakukan kesepakatan lebih baik sehubungan dengan sewa," kata Vincent Tan, Managing Director Select Group, pengelola restoran Peach Garden dan Texas Chicken.
F&B hanyalah sebuah cara untuk melawan penurunan. Hal lain yang dapat dilakukan peritel adalah menggenjot program loyalitas pelanggan dan juga pemanfaatan teknologi.
"Mal tak akan pernah mencapai 100 persen untuk F&B. Tidak ada yang mau pergi ke food court (pujasera) raksasa," tegas Christopher Tang, Chief Executive Officer Frasers Centrepoint Ltd.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.