Penulis
"Di Bogor, mal-mal kecil modelnya trade center yang jual-jual kios itu mulai menurun karena orang lebih nyaman ke Botani Square dan Ekalokasari Plaza," jelas Dani.
Dahulu, kata dia, pusat perbelanjaan yang menyasar kelas menengah bawah mungkin ramai.
Tetapi, karena masyarakat sudah mulai teredukasi dan meningkat kelasnya, kebutuhan untuk berkunjung mal bergeser.
Banyak warga Bogor yang justru mendatangi mal di Jakarta, misalnya Puri Indah Mall atau Taman Anggrek karena merasa tidak terpenuhi kebutuhan sesuai kelasnya di beberapa pusat belanja di Bogor.
"Alhasil mal yang menargetkan menengah bawah atau mal-mal lama dan mereka (pengelola) tidak berubah itu ditinggalkan konsumen," ucap Dani.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.