Kompas.com - 22/06/2017, 12:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockIlustrasi
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Bantuan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi yang disalurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kepada imam, mua'dzin dan karyawan Masjid Istiqlal, diharapkan mampu menjadi pilot project bagi program serupa di daerah.

Selain meringankan beban, bantuan tersebut juga sebagai salah langkah realisasi program sejuta rumah yang kini tengah diakselerasi pemerintah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai, para imam, mua'dzin dan karyawan Masjid Istiqlal selama ini telah berdedikasi penuh dalam memakmurkan masjid.

Tak jarang, mereka harus menempuh perjalanan jauh dari tempat tinggal mereka untuk dapat menjangkau Istiqlal.

"(Di sisi lain) masih ada kebutuhan untuk membeli rumah, sementara pekerjaannya dimulai dari pagi subuh hingga isya," kata Sri Mulyani usai penandatanganan nota kesepahaman di Kantor Kemenkeu, Rabu (21/6/2017).

Sebagai bagian dari masyarakat, ia menambahkan, mereka juga berhak mendapatkan bantuan KPR subsidi dari pemerintah.

Melalui skema syariah (iB), diharapkan bantuan tersebut dapat menjadi alternatif bagi umat dalam memiliki rumah yang berkualitas namun juga murah.

"Program yang dilaksanakan melalui Unit Usaha Syariah (UUS) BTN akan menjadi pilot untuk meningkatkan kesejahteraan khususnya dalam hal perumahan," kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, ada 100 orang imam, mua'dzin dan karyawan Masjid Istiqlal yang akan mendapatkan bantuan ini. Namun untuk tahap pertama, bantuan tersebut baru direalisasikan untuk 20 orang.

BTN bekerja sama dengan PT Multi Griya Propertindo dalam menyediakan perumahan khusus di Parung, Bogor. Harga rumah per unit dibanderol sebesar Rp 141 juta.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.