Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/06/2017, 15:28 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHilda B Alexander

Namun, Trump justru beranggapan sebaliknya. Keterlibatan AS di dalam Perjanjian itu dinilai telah merugikan triliunan dollar AS bagi negara Paman Sam tersebut.

"Kami siap memanfaatkan peluang bisnis ini, menciptakan lapangan kerja dan keuntungan bagi pemegang saham," kata Vice President of Sustainability Autodesk, Lynelle Cameron, dalam sebuah pernyataan.

"Di Autodesk, kita semua masuk, dan lebih berkomitmen daripada sebelumnya untuk meminta pelanggan kami merancang, membangun dan memproduksi solusi iklim positif bersih," lanjut dia.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump akhirnya mengumumkan negerinya mundur dari kesepakatan Iklim Paris 2015.

Dia menambahkan, langkah untuk merundingkan kesepakatan baru yang 'adil' yang tidak merugikan dunia usaha dan pekerja AS akan dimulai.

Kesepakatan Paris 2015 lalu mengikat Amerika Serikat dan 187 negara untuk menjaga kenaikan temperatur global di bawah 2 derajat Celcius dan berupaya membatasinya pada 1,5 derajat Celcius.

Saat mengumumkan kebijakan tersebut di Taman Mawar Gedung Putih, Presiden Trump menggambarkan kesepakatan Paris sebagai perjanjian yang ditujukan untuk memincangkan, merugikan, dan memiskinkan Amerika Serikat.

Dia berpendapat kesepakatan Paris menyebabkan kehilangan Amerika kehilangan produk domestik bruto sebesar 3 triliun dolar dan 6,5 juta lapangan kerja.

Sementara, negara-negara pesaing Amerika seperti China dan India mendapat perlakuan yang lebih baik.

Brendan Smialowski / AFP Presiden AS Donald Trump saat mengumumkan penarikan diri dari kesepakatan Paris di Rose Garden, Gedung Putih, Kamis (1/6/2017).
"Untuk memenuhi tugas sunguh-sungguh dalam melindungi Amerika dan warganya, Amerika Serikat akan mundur dari kesepakatan Iklim Paris," ujar Trump.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber curbed
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+