Pencairan Bantuan DP Rumah Rp 4 Juta Butuh Waktu Berbulan-bulan

Kompas.com - 30/05/2017, 14:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockIlustrasi
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Dalam rangka membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mendapat akses rumah, pemerintah menyediakan beberapa skema bantuan.

Bantuan ini antara lain adalah pemberian Rp 4 juta untuk meringankan beban uang muka atau down payment (DP) yang selama ini dianggap sulit bagi MBR dalam membeli rumah.

Namun, pada praktiknya di lapangan, bantuan ini tidak langsung didapatkan bahkan harus menunggu dalam waktu yang lama. 

"Pencairannya sampai berbulan-bulan dan dibayar di belakang setelah akad kredit. Padahal namanya uang muka kan harusnya (dibayar) di depan," ujar Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah, di Jakarta, Senin (29/5/2017).

Ia menambahkan, bahkan sampai 3 bulan setelah akad kredit, bantuan uang muka ini belum juga cair.

Padahal, uang muka ini sangat membantu MBR dalam mengakses perumahan namun tidak bagi pengembang yang harus menunggu waktu lama menerima uang muka tersebut.

"Faktanya ini membebani. Rp 4 juta itu jadi daya margin pengembang untuk memutar kembali pemasukan. Dampaknya sangat merugikan bagi pengembangnya," tutur Junaidi.

Menurut dia, keterlambatan pencairan tersebut hampir terjadi pada semua pembeli rumah di daerah yang menggunakan bantuan uang muka itu.

Idealnya, uang muka langsung didapatkan pengembang saat akad kredit bahkan hari itu juga. Karena dikatakan bantuan uang muka, Junaidi menilai nama program ini menjadi tidak pas. "

Perlu ada evaluasi. Kemudahan-kemudahan itu di lapangan tidak sesuai," kata Junaidi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X