Kantongi SK Menkumham, Apersi versi Junaidi Resmi Diakui Pemerintah

Kompas.com - 29/05/2017, 23:07 WIB
Ketua Umum Apersi Junaidi Abdillah KOMPAS.com / DANI PRABOWOKetua Umum Apersi Junaidi Abdillah
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) resmi mengantongi Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Nomor AHU-0000269.AH.01.08.Tahun 2017.

SK Menkumham ini dikeluarkan atas perubahan kepengurusan dan mulai berlaku pada 18 Mei 2017.

Menurut Ketua Umum Apersi Junaidi Abdillah, keluarnya SK Menkumham ini merupakan momentum untuk mempercepat program dan konsolidasi ke daerah.

Dengan terbitnya SK ini pula, kata dia, otomatis menguatkan status Apersi sebagai asosiasi pengembang yang sah di mata hukum setelah sebelumnya muncul pertentangan dan perpecahan di internal Apersi.

"Sejak awal kami wacanakan rekonsiliasi tetap jalan dengan pihak yang berseberangan. Rekomendasi Musyawarah Nasional (Munas) sudah jelas untuk rekonsiliasi," ujar Junaidi saat jumpa pers di Jakarta, Senin (29/5/2017).

Ia mengaku, saat ini masih menunggu proses rekonsiliasi selesai yang mengakibatkan pembentukan pengurus tertunda hingga dua bulan.

Namun, bagi yang menentang kepengurusan Apersi di bawah kepemimpinannya, Junaidi terbuka menerima para anggota Apersi yang ingin kembali.

"Kami tidak bisa berjalan sendiri dan pihak lain pun mengerem seperti pemerintah daerah (pemda), perpajakan dan perbankan," kata Junaidi.

Sebelumnya, Apersi sempat terpecah pada 2013 saat pemilihan yang kedua kali. Pada saat itu, Anton Susanto sebagai salah kandidat ketua Apersi, menang pada Munas yang diadakan di Jakarta.

Sedangkan Eddy Ganefo dinyatakan menang sebagai ketua pada Munas Apersi di Pontianak.

Karena tidak ada yang mau mengalah, kedua Apersi ini pun terus belanjut hingga kepemimpinan Eddy Ganefo melakukan Munas untuk pemilihan ketua selanjutnya pada tahun lalu.

Namun, Munas ini juga berjalan tidak sempurna karena ditentang beberapa pihak yang menganggap banyak pelanggaran dalam penyelenggaraannya.

Akibatnya, Junaidi Abdillah yang terpilih sebagai ketua pada Munas tahun lalu, dianggap tidak sah oleh sebagian anggota Apersi.

Pada akhirnya, keluar SK Menkumham tersebut yang mengakui Apersi di bawah kepemimpinan Junaidi.

 

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X