Manado Catat Kenaikan Harga Rumah Tertinggi se-Indonesia

Kompas.com - 21/05/2017, 17:58 WIB
Kondisi lingkungan Villa Kencana Cikarang Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRKondisi lingkungan Villa Kencana Cikarang
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KompasProperti - Harga properti residensial mengalami kenaikan pada kuartal I-2017 dibanding kuartal IV-2016.

Selain secara kuartalan, survei harga properti residensial Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan terjadi peningkatan secara tahunan dibanding tahun lalu dalam periode yang sama.

Peningkatan harga terutama terjadi pada rumah tipe kecil sebesar 3,86 persen dibandigkan tahun lalu.

"Secara kuartalan, harga properti residensial meningkat dari 0,37 persen menjadi 1,23 persen. Secara tahunan meningkat dari 2,38 persen menjadi 2,62 persen," tulis survei BI.

Kenaikan harga bahan bangunan dan upah pekerja masih menjadi faktor utama penyebab kenaikan harga rumah.

Berdasarkan wilayah, kenaikan harga rumah secara total atau seluruh tipe terjadi di Manado yakni 9,37 persen.

Disusul oleh Surabaya sebesar 8,13 persen dan Bandung 5,41 persen untuk total persentase kenaikan harga rumah keseluruhan.

Surabaya mencatatkan kenaikan harga tertinggi untuk tipe rumah kecil. Kenaikan pada tipe ini mencapai 12,07 persen pada kuartal I-2017.

Angka tersebut jauh melampaui kota-kota lainnya yang mengalami kenaikan harga tidak lebih dari 7 persen untuk tipe yang sama.

Setelah Surabaya, kenaikan tertinggi untuk tipe rumah kecil terjadi di Banjarmasin sebesar 6,51 persen.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X