Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harga Apartemen Pondok Indah Setara Mobil Ferrari

Kompas.com, 24 April 2016, 23:30 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati harga apartemen Pondok Indah Residences tak semahal apartemen-apartemen lainnya, namun ternyata masih menjadi pilihan kalangan berfulus tebal Jakarta. 

Sejak ketiga menara Pondok Indah Residences diluncurkan pada 8 Juni 2014 untuk menara Kartika dan Maya serta 7 Maret 2015 untuk menara Amala, penjualannya telah mencapai rerata 80 persen atau masing-masing 90 persen, 90 persen, dan 60 persen.

Kenaikan harganya pun cukup signifikan yakni bisa sekitar 10 persen hingga 20 persen per tahun dengan posisi aktual sudah menembus angka Rp 52,3 juta per meter persegi.

Dengan kata lain, harga Pondok Indah Residences senilai Rp 3,4 miliar untuk unit terkecil 65 meter persegi, hingga Rp 8,9 miliar untuk unit terluas 174 meter persegi. 

Jika dikomparasikan dengan mobil mewah, harga unit termurah Pondok Indah Residences setara dengan Lamborghini Murcielago 6.2l A/t bekas 2003, dan unit termahal setara Ferrari California T baru yang dipasarkan di Indonesia senilai 680.000 dollar AS atau Rp 8,9 miliar.

Meski bisa bisa disejajarkan dengan citra mobil mewah, namun menurut Direktur Marketing Pondok Indah Group Herman Widjaja, properti adalah barang investasi paling menguntungkan.

"Berbeda dengan mobil yang akan mengalami penyusutan nilai, properti justru investasi yang terus meningkat harganya. Properti adalah barang kebutuhan primer sekaligus instrumen investasi," tutur Herman kepada Kompas.com, Minggu (24/4/2016).

Tak hanya Metropolitan Kentjana yang memasok apartemen untuk kalangan tajir. Pengembang lainnya juga telah lama berlomba menyediakan apartemen dengan harga setara Lamborghini Aventador atau bahkan Rolls Royce Ghost Coupe per unitnya.

Sebut saja PT Ciputra Property Tbk dengan Raffles Residences, di koridor Satrio, Jakarta Selatan, PT Putragaya Wahana dengan Thamrin Nine Residences, di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, atau Farpoint dengan The Hundred di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Tak ketinggalan raksasa otomotif Indonesia, PT Astra International Tbk (AI), ikut menggarap pasar dengan ceruk terbatas (niche market) itu. Melalui kerjasama ventura dengan Hongkong Land, sayap bisnis properti AI yakni Astra Property, membentuk PT Brahmayasa Bahtera.

Mereka sepakat mengembangkan hunian vertikal luks bertajuk Anandamaya Residences di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, sebanyak 509 unit dalam tiga menara. Tak main-main, harga jual perdananya dipatok sekitar Rp 85 juta hingga Rp 87 juta per meter persegi.

Dengan demikian, jika unit terkecilnya saja seluas 131 meter persegi atau dua kamar tidur, maka konsumen harus merogoh pundi sekitar Rp 11,1 miliar.

Sedangkan unit terluas dengan tiga kamar tidur di kedua menara tersebut sekitar 174 meter persegi dan dihargai sekitar Rp 14,75 miliar. Unit terkecil dan terluas itu ada di Tower Two dan Tower Three dari Anandamaya Residence.

Harga-harga apartemen semi furnished tersebut nyaris serupa dengan harga mobil supermewah impor (completely built up) merek Lamborghini Aventador Lp 700-4 dan Rolls Royce Panthom.

Harga lebih tinggi dipatok untuk unit-unit pada Anandamaya One yang disebut sebagai luxury tower.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau