Kompas.com - 04/03/2016, 21:01 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Penetapan pungutan Tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang direncanakan sebesar 3 persen diakui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menghimpun jumlah yang sangat signifikan.

"Untuk tahun pertama tidak bisa dikalkulasikan tapi diperkirakan dalam lima tahun dana Tapera yang terkumpul bisa Rp 50 triliun hingga Rp 60 triliun," ungkap Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Maurin Sitorus, di Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Maurin melanjutkan, jumlah itu hanya dari himpunan dana Tapera-nya saja. Nantinya, dalam jangka waktu tersebut akan ada tambahan dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS) sebesar Rp 10 triliun dan dari Badan Layanan Umum Pusat Pembiayaan Perumahan (BLU PPP) sebesar Rp 50 triliun.

"Secara total nanti akan ada dana sebesar Rp 120 triliun" sambungnya.

Maurin juga menyebutkan, Badan Pengelola (BP) Tapera ini nantinya bisa mengelola dana Tapera hingga Rp 1.000 triliun. Tujuan pemupukan dana hingga sebesar itu adalah agar tidak hanya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) saja yang mendapatkan bantuan ke depannya.

"Hingga pada akhirnya bukan hanya MBR yang bisa dibantu melainkan masyarakat menengah dan atas. Tetapi untuk di awal ini kita fokus pada MBR supaya tidak ada regressive subsidies atau kejadian yang miskin menyubsidi yang kaya," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.