Kompas.com - 01/03/2016, 11:22 WIB
|
EditorHilda B Alexander
MEDAN, KOMPAS.com - Kebutuhan pembebasan lahan terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia cukup besar. Namun, dana yang ada belum mencukupi untuk membayar ganti rugi pembebasan lahan tersebut.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mencari sumber pendanaan lain salah satunya dari sisa lelang proyek di 2015.

"Ini saya sekarang revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Sisa-sisa tender kita ada Rp 500 miliar kita pakai, jadi sekarang ada Rp 2 triliun," ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hediyanto W Husaini di Medan, Senin (29/2/2016).

Dana tersebut, lanjut Hediyanto, akan digunakan untuk pembebasan lahan di Lampung karena ditargetkan ruas jalan tol yang baru sudah bisa dipakai saat Lebaran 2016.

Selain itu, sebagian dana juga digunakan untuk pembebasan lahan ruas Tol Medan-Binjai. Sementara sisanya, digunakan untuk ruas Tebing Tinggi-Kualanamu, Jakarta-Semarang, dan Semarang-Solo.

Hediyanto menambahkan, Rp 2 triliun sebenarnya tidak banyak dan hanya bertahan dalam sebulan. Untuk bulan selanjutnya, pemerintah harus mencari pendanaan lain.

Ia juga mengatakan, sulit memperkirakan panjang lahan yang terbebaskan dengan dana ini. Di Jawa, dana pembebasan lahan ini tidak seberapa, karena harga tanahnya 40 kali lipat lebih tinggi dari harga tanah di Lampung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.