Kompas.com - 19/02/2016, 10:00 WIB
Pameran properti Real Estat Ekspo 2015 di Jakarta Convention Center, Senayan, Sabtu (14/11/2015). Arimbi RamadhianiPameran properti Real Estat Ekspo 2015 di Jakarta Convention Center, Senayan, Sabtu (14/11/2015).
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis penyelenggaraan acara atau sering dikenal meeting, incentive, conference, exhibition (MICE), mulai naik seiring penambahan gedung-gedung baru.

Mulai dari Indonesia Convention & Exhibiton (ICE) BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, hingga Grand City Mall & Convex, Surabaya. Kebutuhan lahan dan area untuk pameran pun mulai terpenuhi.

Menurut Presiden Direktur PT Debindo-ITE Effi Setiabudi, penambahan gedung tidak hanya dibutuhkan di Jakarta dan Surabaya.

"Kota-kota seperti Makassar dan Medan perlu juga dibangun gedung seperti ini. Karena, kapasitas gedung yang ada tidak mencukupi lagi," ujar Effi kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Di Medan, tutur Effi, bahkan tidak ada gedung pameran yang tersedia. Selama ini, Debindo menggelar pameran di Hotel Santika, Medan.

Padahal, masuk Hotel Santika dinilai cukup sulit. Pasalnya, untuk menuju ruangan atau ballroom diadakannya pameran, pengunjung harus masuk sebagai tamu hotel.

Jadi, menurut Effi, gedung-gedung pameran ini perlu diperbanyak bahkan sampai di daerah. "Kota lain harusnya kepala daerahnya mau membangun. Bandingkan dengan China, seluruh provinsi dan kotanya ada gedung pameran," jelas Effie.

Sebelum ada Indonesia Convention & Exhibiton (ICE) BSD City, pameran besar hanya bisa ditampung di Jakarta Convention Center dan JIEXPO Kemayoran.

Dua gedung ini kapasitasnya sudah sangat terbatas karena ketika pengunjung dan peserta membeludak akan sangat ramai. Daftar pameran untuk dua gedung ini juga sudah sangat panjang dan jadwalnya penuh.

Tidak hanya di Jakarta, Surabaya juga memiliki gedung pameran yang dinilai cukup besar. Setelah ada Grand City Mall & Convex, penyelenggara pameran bisa leluasa mengundang banyak peserta dan pengunjung.

"Kami dulu pameran di mal Surabaya. Setelah ada Grand City, kami pindah. Terbukti tahun lalu kalau mau pesan tempat masih gampang. Sekarang sudah susah," tutur Effi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.