Kiat Efektif Membeli Rumah Bekas

Kompas.com - 04/02/2016, 11:00 WIB
Membeli rumah tidak seperti membeli barang mewah lainnya. Anda tidak bisa membeli secara spontan. Kemungkinan besar, transaksi pembelian rumah merupakan transaksi terbesar yang pernah Anda lakukan dalam hidup. www.shutterstock.comMembeli rumah tidak seperti membeli barang mewah lainnya. Anda tidak bisa membeli secara spontan. Kemungkinan besar, transaksi pembelian rumah merupakan transaksi terbesar yang pernah Anda lakukan dalam hidup.
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Anda tertarik membeli rumah sekunder atau seken (second) atau rumah bekas pakai?

Tunggu dulu! Sebelum memutuskan membeli rumah seken, ada baiknya ikuti strategi berikut ini agar tidak menyesal di kemudian hari:

1. Cek kondisi rumah

Jangan percaya begitu saja dengan tampilan fasad rumah atau promosi penjual rumah. Sebagai bahan pertimbangan, ajak teman atau arsitek yang mengerti tentang layak tidaknya bangunan tersebut.

Perhatikan ketahanan dinding, adakah retakan atau kelembaban akibat saluran air yang bocor? Penting juga Anda lihat adakah serangan rayap dengan mengenali tanda-tandanya.

Jangan terbuai dengan interior bangunan, cek usia bangunan, kapan terakhir dilakukan renovasi.

Jeli melihat usia bangunan berhubungan dengan keselamatan Anda dan anggota keluarga lainnya.

Perhatikan juga sirkulasi udara yang keluar masuk ruangan. Cek kelengkapan ventilasi dan pencahayaan.

Ruang yang kurang memperhitungkan kecukupan ventilasi dan pencahayaan akan menimbulkan kelembaban. Kelembaban sangat disukai rayap dan jamur, hasilnya ruangan berbau dan tidak sehat.

Cek keberadaan sumber air. Seperti diketahui, air sangat penting bagi kebutuhan keluarga. Pastikan sumber air seperti sumur yang memiliki jarak ideal dengan septic tank yakni 10 meter persegi.

Jika jarak ideal tak dipenuhi, bisa ditebak air akan tercemar dan tentunya tak layak dikonsumsi.

Periksa juga daya penunjang listrik. Apakah si pemilik rumah sebelumnya bermasalah dengan segel meteran atau tidak. Jangan sampai Anda harus menanggung denda tinggi karena meteran bermasalah.

2. Cek status kepemilikan rumah

Setelah memeriksa kondisi fisik bangunan, mari jeli memeriksa status kepemilikan rumah. Lihat dan pastikan rumah tersebut memiliki surat izin dan sertifikat kepemilikan.

Periksa apakah rumah tersebut memiliki masalah sengketa karena permasalahan warisan. Rumah warisan umumnya memiliki banyak ahli waris, ketahui apakah semua ahli waris menyetujui penjualan rumah. Jika ternyata bersengketa, lebih baik anda berpikir ulang untuk membelinya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber IDEA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X