Kompas.com - 02/01/2016, 18:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Bukan dari batu-bata, bukan pula dari beton pracetak. Hotel ini seluruhnya terbuat dari garam.

Ya, material bangunan yang tidak biasa. Karenanya, pengelola melarang pengunjung untuk menjilat dinding, atau bagian lain dari hotel ini.

Anda penasaran? Hotel istimewa di Bolivia ini bertajuk Palacio de Sal. Kapasitas kamarnya terbatas saja hanya 30 unit. 

Selain dinding dan struktur yang terbuat dari "kristal-kristal" asin, sebagian mebel terutama meja, kursi dan tempat tidurnya juga terbuat dari sekitar 10.500 ton garam.

Hal tak biasa lainnya adalah, hidangan yang disajikan restora di dalamnya adalah ayam masak garam!

Tentu bukan tanpa alasan jika hotel ini bermaterialkan garam. Lokasinya saja berada di tepi Salar de Uyuni yang merupakan gurun garam terbesar di dunia.

Jika dilihat dari agkasa, Anda bisa melihat dataran seluas 4.000 mil persegi yang tandus, asin berkerak, dan menyerupai gletser bersalju.

Salar de Uyuni diperkirakan pernah menjadi danau prasejarah yang kering, atau, menurut legenda setempat, merupakan danau air mata seorang ibu yang berduka.

Anda ingin mencoba? Sebelumnya saksikan dulu video Palacio de Sal berikut ini: 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.