Ini Rapor Kementerian PUPR Selama Setahun

Kompas.com - 22/12/2015, 20:15 WIB
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono bersama jajaran Direktur Jenderal Kementerian PUPR dalam Konferensi Pers Capaian Kementerian PUPR 2015 di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (22/12/2015). Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono bersama jajaran Direktur Jenderal Kementerian PUPR dalam Konferensi Pers Capaian Kementerian PUPR 2015 di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (22/12/2015).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang akhir 2015, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memaparkan hasil kerjanya selama setahun.

Pemaparan itu dibagi sesuai dengan direktorat jenderal (ditjen) yang ada di Kementerian PUPR, seperti Ditjen Sumber Daya Air (SDA), Ditjen Bina Marga, Ditjen Cipta Karya, Ditjen Penyediaan Perumahan, Ditjen Pembiayaan Perumahan, dan Ditjen Bina Konstruksi.

Kementerian PUPR melalui Ditjen SDA berhasil mengoperasikan lima waduk baru dengan total luas 45.745 hektar tahun ini.

"Kita sudah operasikan Jatigede di Jawa Barat, Nipah dan Banjulmati di Jawa Timur, Rajui di Aceh, dan Titab di Bali," papar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Selain itu, Ditjen SDA juga telah menyelesaikan pembangunan 304,71 kilometer pengendali banjir, 52 buah pengendali sedimen/lahar, 13 waduk baru, dan 186.430 hektar irigasi.

Sementara itu untuk Ditjen Bina Marga, Basuki hanya menyampaikan target program selama tahun 2015.

Target program Ditjen Bina Marga antara lain pembangunan jalan baru 497 kilometer, jalan perbatasan 705 kilometer, jalan tol 40 kilometer, dan jembatan baru sepanjang 7.653 meter.

Selain itu, juga jembatan perbatasan 1.239 meter, penggantian jembatan 6.616 meter, jembatan 7.147 meter, dan fly over, underpass, serta perlintasan tak sebidang KA sepanjang 2.544 meter.

Fasilitas air minum

Untuk fasilitas air minum, Ditjen Cipta Karya telah membangun 4 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional, termasuk SPAM Kartamantul yang baru dibangun Sabtu lalu.

"Tahap 1 SPAM Yogyakarta, Sleman, dan Bantul sudah dikerjakan yang mampu menyediakan air minum 200 liter per detik. Nantinya akan ada tiga tahap pembangunan dan bisa menyediakan hingga 700 liter per detik," jelas Basuki.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X