Kompas.com - 12/11/2015, 17:02 WIB
Ummi Residences ABI PropertiUmmi Residences
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Berawal dari keinginan menerapkan gaya hidup islami, sekumpulan anak muda bergabung dalam komunitas pengembang syariah. 

Salah satu anggota komunitas tersebut adalah PT Alfatih Bangun Indonesia atau ABI Properti. Pengembang ini memasarkan Ummi Residences, perumahan menengah atas yang berlokasi di Bogor. 


Menurut Marketing Manager ABI Properti, Dadan Sofyan, Ummi Residences dikembangkan dalam jumlah terbatas hanya 25 unit dengan luas lahan sekitar 1 hektar. Harga yang dipatok Rp 790 juta untuk unit tipikal 90/100.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dadan menjelaskan, dibandingkan perumahan konvensional, Ummi Residence dirancang seratus persen mengakomodasi konsep syariah yakni bebas bunga, riba, dan denda.

Hal itu terutama diterapkan dalam sisi pembiayaan dan transaksi dengan meniadakan peranan perbankan untuk fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).

"Kami memiliki lembaga keuangan sendiri dalam perusahaan," tutur Dadan kepada Kompas.com, Kamis (12/11/2015). 

Konsumen, lanjut Dadan, hanya berurusan dengan pihak pengembang serta notaris yang ditunjuk, setelah kesepakatan harga dan tenor KPR disepakati.

Contohnya, konsumen A membeli unit Ummi Residences seharga Rp 790 juta. Dengan konsep KPR syariah, harga tunai tersebut berubah menjadi Rp 890 juta per kelipatan lima tahun.

"Perubahan harga menjadi Rp 100 juta lebih tinggi dalam lima tahun, setelah memperhitungkan tingkat inflasi dan kondisi ekonomi," imbuh Dadan.

Ini artinya, jika konsumen tersebut ingin memanfaatkan fasilitas KPR syariah bertenor lima tahun, maka uang yang harus dibayarkan sejumlah Rp 890 juta.  

Sementara jika konsumen memilih tenor lebih panjang, misalnya sepuluh tahun, maka harga rumah yang harus dibayar menjadi Rp 990 juta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.