Kompas.com - 02/10/2015, 11:13 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Desain berpikir atau design thinking adalah cara berpikir desainer untuk menghadapi dampak negatif interior terhadap penghuni di dalamnya. Seringkali, penghuni merasa ruangannya, baik kantor maupun rumah, kurang menarik atau membosankan.

Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Pusat Francis Surjaseputra menjelaskan, dengan desain berpikir, penghuni bisa menjadi lebih nyaman di dalamnya.

"Design solution itu, lebih dalam prosesnya. Design thinking mendalami cara berpikir konsumen dan orientasi kinerja atau performance oriented," ujar Francis kepada Kompas.com, Kamis (1/10/2015).

Francis mencontohkan, ada pengelola bank yang merasa desain ruangannya sudah ketinggalan zaman, karena membangunnya berdasar pada brand image 1980-an. Meski demikian, kata Francis, tidak bisa semata-mata langsung mengubah desain dengan model terkini.

Pasalnya, desain ini hanya memberikan bank rancangan yang terlihat baru namun sifatnya sementara. Menurut Francis, desainer harus berpikir lebih dalam lagi, yakni dari sisi konsumen. Misalnya, kenapa konsumen lebih memilih bank lain. Selain desain kuno, bisa saja karena konsumen merasa pelayanan bank terlalu pelan dan santai.

"Lalu pengelola bilang kalau kota ini rileks, tidak bisa terburu-buru. Bagaimana solusinya? Kasih fasilitas tambahan, misalnya kafe. Design thinking-nya adalah kafe di dalam bank," kata Francis.

Dia menambahkan, desain berpikir juga bisa membuat penghuni lebih sehat. Penyebabnya, desainer bisa menambahkan elemen psikologi yang lebih tenang di dalam rumah. Karena, bicara tentang desain tidak terlepas dari kebutuhan manusia terhadap ruang.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.