Akhirnya, Calon Gedung Terjangkung di Indonesia Lulus TPAK

Kompas.com - 04/09/2015, 14:00 WIB
Signature Tower Jakarta SRSSASignature Tower Jakarta
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah melalui sidang panjang Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) Arsitektur dan Perkotaan atau Tim Penilai Arsitektur Kota (TPAK) selama satu tahun, rancangan bakal gedung tertinggi di Indonesia, Signature Tower Jakarta, disetujui.

Managing Director Pandega Desain Weharima sebagai mitra lokal Smallwood, Reynolds, Stewart, Stewart and Associates Inc. (SRSSA), Prasetyoadi, memastikan hal tersebut kepada Kompas.com, di Jakarta, Kamis malam (3/9/2015).

"Akhirnya desain Signature Tower Jakarta lulus sidang. Keputusannya pekan lalu, Rabu (26/8/2015)," ungkap Tiyok, sapaan akrab Prasetyoadi.

Menurut Tiyok, setelah lolos sidang TPAK, akan dilanjutkan dengan pembangunan yang ditandai peletakan batu pertama atau ground breaking. Pelaksanaan ground breaking tersebut dilakukan akhir tahun ini.

"Meskipun ekonomi sedang lesu, tapi proyek ini akan terus berlanjut dan pasti dibangun. Rencananya akhir tahun mulai ground breaking," tutur Tiyok.

Dia menambahkan, secara umum desain yang disetujui TPAK, tidak berbeda dengan desain awal. Hanya terdapat penambahan fasilitas sebagai ruang publik. Demikian halnya dengan fasad, dan mahkota gedung yang mengambil inspirasi dari Candi Borobudur. 

SRSSA Signature Tower Jakarta
Signature Tower Jakarta merupakan properti multifungsi yang dikembangkan PT Grahamas Adisentosa (Artha Graha Group). Ketinggiannya menjulang 638 meter dan mencakup 111 lantai. Di dalam bangunan ini, akan terdapat apartemen, perkantoran, hotel, dan juga pusat belanja.

Jika Signature Tower Jakarta terbangun, akan menempati posisi tertinggi ke-77 di dunia. Klasemen ini mengacu pada data terkini Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), yang mencakup proyek masa depan, dalam perencanaan, tahap konstruksi, dan sudah terbangun alias beroperasi. 

Bakal gedung terjangkung di dunia nantinya ditempati oleh X-Seed 4000 di Tokyo, Jepang. Proyek multifungsi ini dirancang dengan ketinggian 4.000 meter dan berisi 800 lantai.

Baca juga:

Gedung Tinggi, Antara Gengsi dan Reputasi
Gedung Tinggi, Antara Gengsi dan Reputasi (II)
Indonesia, Malaysia, dan Thailand Bersaing Menjadi yang "Tertinggi"



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X