Gandeng Google, Prima Kembangkan Konsep "Smart City" di Tangerang Selatan

Kompas.com - 02/09/2015, 16:00 WIB
Prima Infra Limited mengeembangkan konsep kota pintar di Indonesia dan memilih kota Tangerang Selatan sebagai proyek percontohan perdana. Tampak dalam gambar, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani bersama CEO Prima Infra Limited, Nicolas Jenik, didampingi jajaran pemerintahan kota, Selasa (1/9/2015). Nathania Hapsari/Kompas.comPrima Infra Limited mengeembangkan konsep kota pintar di Indonesia dan memilih kota Tangerang Selatan sebagai proyek percontohan perdana. Tampak dalam gambar, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani bersama CEO Prima Infra Limited, Nicolas Jenik, didampingi jajaran pemerintahan kota, Selasa (1/9/2015).
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com — Prima Infra Limited, perusahaan infrastruktur swasta, percaya diri menggandeng Google Inc. untuk mengembangkan konsep kota cerdas atau smart city. Proyek percontohan perdana adalah Kota Tangerang Selatan.

Kota ini dipilih karena distribusi pembangunan tidak merata yang menyebabkan pola hidup tidak efisien. Oleh karena itu, Prima menciptakan konsep smart city dengan menekankan pada pola hidup efisien dalam hal biaya, dan pemanfaatan energi serta terjalinnya interaksi berkualitas antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan masyarakatnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

CEO Prima Infra Limited, Nicolas Jenik, mengatakan, konsep pengembangan kota cerdas ini juga akan difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan teknologi. Masyarakat Kota Tangerang Selatan dapat memanfaatkan teknologi untuk mengatasi beragam masalah, seperti banjir, kemacetan, pengolahan sampah, dan peningkatan fasilitas pendidikan.

"Selain bekerja sama dengan Google Inc., kami juga menggandeng beberapa perusahaan lainnya untuk menggarap proyek pembaruan ini," ujar Nicolas kepada Kompas.com, Selasa (1/9/2015).

Sebagai tahap awal, Prima Infra Limited membenamkan modal senilai 90-110 juta dollar AS dengan target pelaksanaan pada akhir 2015. Proyek yang mendapat dukungan dari Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, ini juga mencakup pembangunan taman teknologi.

Taman teknologi ini kelak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pengembangan potensi ataupun penelitian. Nicolas juga menjelaskan, besar kemungkinan proyek ini juga akan diterapkan di kota lain yang tak kalah potensial dari Tangerang Selatan.


Berikut video Kompas.com menyoroti kondisi aktual Kota Tangerang Selatan:

Kompas Video Tangerang Selatan,



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.