Kompas.com - 13/08/2015, 22:00 WIB
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com — Surabaya tampil sebagai juara kota cerdas terbaik atau best of the best dalam penganugerahan Kota Cerdas 2015 yang digelar di Grand Ballroom, Shangri-La Hotel, Jakarta, Kamis (13/8/2015).

Ibu kota Jawa Timur ini meraih dua penghargaan sekaligus, yakni kota cerdas terbaik kategori kota besar berpenduduk lebih dari satu juta jiwa, dan kota cerdas terbaik dalam kategori pengelolaan lingkungan.

Penghargaan kota cerdas terbaik ini diberikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. 

"Surabaya kini sudah bertransformasi, serta berkonsentrasi menjadi kota jasa dan perdagangan. Sebelumnya, konsentrasi kota ini terlalu banyak, mulai dari kota maritim, industri, perdagangan, dan lain sebagainya," ujar Risma, sapaan akrabnya.

Risma menjelaskan, pencapaian Surabaya bisa dilihat dari indeks pembangunan manusia (IPM) yang merata di semua kecamatan. Setiap RT, RW, dan kelurahan memiliki perpustakaan, taman, dan sarana lainnya yang bisa diakses dengan mudah.

Menurut Risma, saat ini, Kota Surabaya memiliki 1.000 perpustakaan, 102 lapangan olahraga, dan 25 broadband learning center atau pusat pembelajaran pita lebar. Selain itu, pemerintah kota juga kini tengah mengembangkan taman masa depan seluas 80 hektar sebagai pemakaman umum.

"Taman masa depan itu untuk menggenapi taman-taman yang sudah ada, macam Taman Harmoni seluas 60 hektar, yang sebelumnya merupakan tempat pembuangan akhir (TPA)," tandas Risma.

Penghargaan Kota Cerdas merupakan puncak rangkaian penyusunan Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) 2015 yang digagas harian Kompas dan Institut Teknologi Bandung (ITB), serta didukung PT Perusahaan Gas Negara (Perseroan) Tbk. IKCI telah diluncurkan pada 24 Maret 2015 lalu. Penyusunan IKCI 2015 dilatarbelakangi semakin banyaknya penduduk di perkotaan dan kompleksitas permasalahan kota. 

Kondisi inilah yang kemudian melahirkan tantangan dalam mencari cara mengelola kota dengan cerdas serta bertujuan akhir meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup penduduknya. Perbaikan-perbaikan dan penerapan konsep kota cerdas pun muncul, termasuk di Indonesia.

Inovasi yang berhasil memperbaiki kualitas hidup warga inilah yang kemudian patut diapresiasi lewat penyusunan IKCI 2015 dan kegiatan penganugerahan Kota Cerdas 2015. Penghargaan ini diberikan untuk menghargai daerah yang sudah berhasil, sekaligus mendorong kota-kota lain untuk ikut bergerak bersama menerapkan konsep kota cerdas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.