Kompas.com - 02/02/2015, 15:15 WIB
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Bukan Tiongkok namanya kalau tidak mampu menciptakan hal baru, spektakuler, dan mampu menciptakan decak kagum.

Setelah membangun sepuluh rumah kurang dari dua puluh empat jam pada tahun 2014, perusahaan properti asal Tiongkok, WinSun Decoration Design Engineering Co berhasil berhasil membangun properti cetakan tiga dimensi tertinggi di dunia berupa lima lantai blok apartemen tahun ini.

Perluasan kemampuan teknologi cetak tiga dimensi juga mereka presentasikan dalam bentuk vila pertama di duni seluas 1.100 meter persegi yang dipercantik dengan dekorasi di bagian interior dan eksterior bangunan.

Dipamerkan di Suzhou Industrial Park di provinsi Jiangsu, Tiongkok, dua bangunan yang menjadi ujung tombak konstruksi cetak tiga dimensi ini membuktikan potensinya untuk menciptakan tipologi bangunan yang lebih tradisional. Hal tersebut akan sesuai dengan peruntukan pengembangan-pengembangan kawasan.

Bangunan yang dibuat menggunakan pencetak berukuran setinggi 6,6 meter hingga 10 meter dan dibentuk melalui lapisan "tinta" dari campuran serat kaca, baja, semen, bahan pengeras, serta limbah konstruksi daur ulang. Dengan teknologi ini, WinSun mampu mencetak bagian-bagian besar bangunan yang kemudian dirakit bersamaan seperti desain beton prefabrikasi untuk menciptakan bangunan akhir.

"Kedua bangunan tersebut benar-benar sesuai dengan standard nasional. Bangunan ini aman, tepercaya, dan memiliki integrasi yang baik dari segi arsitektur dan dekorasi. Namun karena tak ada standard nasional khusus untuk arsitektur pencetakan tiga dimensi, kami perlu merevisi dan memperbaiki standard ini ke depannya," ujar Kepala Teknisi Biro Teknik Konstruksi Tiongkok No. 8, Ma Rongquan.

Ma berharap dengan teknologi cetakan tiga dimensi, mereka dapat menumbangkan citra buruk yang selama ini melekat erat pada lokasi konstruksi. Metode konstruksi kering yang digunakan oleh WinSun ini bersih, ringkas, dan menghemat banyak waktu pengerjaan tanpa mengorbankan kualitas.

Bangunan prototipe villa ini dihargai senilai 161 ribu dollar AS (Rp 2,048 juta) dan telah dipesan oleh perusahaan properti Taiwan, Tomson Group. Meski begitu, WinSun juga menyiapkan sepuluh set vila yang siap dipesan.

Dalam pameran ini, WinSun juga memperkenalkan rumah fabrikasi yang telah dipesan oleh pemerintah Mesir. Ma mengatakan, rumah tersebut dicetak dalam waktu satu hari dan telah dipesan sebanyak 20 ribu unit.

WinSun juga mengumumkan rancangan kontrak yang telah ditandatangani dan rencana masa depan untuk memperluas bangunan cetakan tiga dimensi di luar ranah percobaan konstruksi.

Guna mendukung rencana tersebut, mereka akan membentuk WinSun Global, sebuah kolaborasi dengan perusahaan Amerika untuk semakin memperluas jangkauan bisnis di seluruh dunia. Kolaborasi tersebut bertujuan menyediakan rumah murah dan efisien untuk keluarga berpenghasilan rendah, terutama di Afrika dan Timur Tengah.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.