Inilah Lapangan Sepakbola Paling Mengerikan di China!

Kompas.com - 06/01/2015, 15:09 WIB
Lapangan buatan tersebut dibangun di jantung Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, menyusul pembangunan yang semakin meluas dan menghilangkan space untuk publik area. www.dailymail.co.ukLapangan buatan tersebut dibangun di jantung Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, menyusul pembangunan yang semakin meluas dan menghilangkan space untuk publik area.
Penulis Latief
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Boleh jadi, inilah permainan sepakbola yang paling berbahaya. Lapangan sepak bola yang dibangun di atas pusat perbelanjaan di China menawarkan para pemain pemandangan mengerikan berupa perkotaan di bawahnya.

Pemerintah setempat dan pengembang membangun lapangan tersebut untuk mengurangi kurangnya ruang hijau di tengah kota. Maklum, selama ini para pemain amatir sangat terbatas untuk bisa bermain di lapangan yang bagus, kecuali memanfaatkan taman-taman lokal atau stadion kecil.

Kini, di "lapangan ekstrem" itu mereka dapat memainkan permainan yang indah di antara atap-atap pencakar langit kota yang ramai. Hal tersebut bisa dilihat pada foto-foto spektakuler yang menunjukkan permainan anak-anak itu.

www.dailymail.co.uk Pemerintah setempat dan pengembang membangun lapangan tersebut untuk mengurangi kurangnya ruang hijau di tengah kota. Maklum, selama ini para pemain amatir sangat terbatas untuk bisa bermain di lapangan yang bagus, kecuali memanfaatkan taman-taman lokal atau stadion kecil.
Lapangan buatan tersebut dibangun di jantung Kota Jinhua, Provinsi Zhejiang, menyusul pembangunan yang semakin meluas dan menghilangkan space untuk publik area. Kalaupun ada, lapangan hijau terletak jauh di luar jangkauan komuter dalam kota sehingga pengembang memutuskan untuk membangun "area hijau" tersebut di atap pusat perbelanjaan di pusat kota.

Bisa dilihat, lapangan tersebut dikelilingi oleh pagar kawat yang tinggi. Di dalamnya para mana pemain dapat menikmati permainan tanpa harus takut kehilangan bola yang jatuh ke bawah dan menggelinding ke jalan-jalan kota di bawahnya.

www.dailymail.co.uk Lapangan sepak bola yang dibangun di atas pusat perbelanjaan di China menawarkan para pemain pemandangan mengerikan berupa perkotaan di bawahnya.
Tapi, kawat penghalang itu juga menjadi tempat yang memisahkan penonton dan pemain di lapangan. Yang pasti, agak menakutkan buat para penonton karena mereka harus berjalan untuk bisa dekat dengan tepi lapangan sepakbola ini.

Kini, pembangunan lapangan di atap pusat perbelanjaan itu terbukti menjadi populer. Banyak pekerja kantor di pusat kota, yang sebelumnya tidak memiliki lapangan terdekat untuk bermain sepakbola, mulai keranjingan bermain. Sehari bisa lima pertandingan digelar di lapangan ini. Bahkan, baru saja dilaksanakan turnamen pada perayaan Tahun Baru lalu.

www.dailymail.co.uk Kini, pembangunan lapangan di atap pusat perbelanjaan itu terbukti menjadi populer. Banyak pekerja kantor di pusat kota, yang sebelumnya tidak memiliki lapangan terdekat untuk bermain sepakbola, mulai keranjingan bermain.
Sebelumnya, firma arsitektur LYCS juga mengubah fungsi lantai atap gedung Sekolah Dasar The Tiantai, China, sebagai lintasan lari sepanjang 200 meter di atap gedungnya. Strategi itu juga untuk merespons masalah kelangkaan tanah pada kota yang sudah tua di China.

Skema tersebut memungkinkan adanya ruang olahraga dan taman bermain untuk institusi pendidikan, selain juga menjaga ketersediaan tanah yang relatif rendah (41 persen), serta mengurangi kepadatan penggunaan ruang pada bidang tanah. Selengkapnya bisa dibaca di Kurang Lahan, SD Ini Bangun Lintasan Lari di Atap Gedung.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.