Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jaringan Hotel Spanyol Semakin Ekspansif di Indonesia

Kompas.com - 10/12/2014, 11:56 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Sumber Melia
DENPASAR, KOMPAS.com -  Meliá Hotels International, jaringan hotel global asal Spanyol, terus melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia. Hal ini ditandai dengan penambahan empat portofolio baru yang akan mereka kelola di empat lokasi berbeda.

Keempat hotel yang akan mereka kelola adalah Meliá Surabaya, Innside Yogyakarta by Meliá , Innside Makassar dan Sol House Legian, yang saat ini dalam tahap pra pembukaan. Sementara portofolio terbaru di Bali yang telah ditandatangani perjanjian kerjasamanya adalah Meliá Ubud.

Penandatanganan perjanjian kerjasama manajemen tersebut dilakukan pada pekan lalu, antara Meliá Hotels International dengan PT Pilar Prambanan Investama yang merupakan tentakel bisnis perhotelan Podo Joyo Masyhur Group.

Meliá Ubud merupakan fasilitas akomodasi berkonsep resor. Di dalamnya mencakup 49 unit kamar mewah yang dilengkapi dengan ruang khusus untuk pernikahan, relaksasi dan spa dengan operator YHI Spa.

Wakil Presiden Meliá Hotels International untuk Asia Pasifik, Bernardo Cabot, mengatakan, merek Meliá sejatinya telah hadir di Bali sejak 30 tahun lalu. Meliá telah menjadi bagian dari pengembangan ekspansi bisnis Meliá Hotels International.

"Meliá Ubud menambah portofolio kami, selain di Nusa Dua, Benoa, dan Legian," ujar Cabot.

Cabot melanjutkan, Indonesia adalah tempat yang sangat istimewa untuk Meliá Hotels International. Pada tahun 1985, Gabriel Escarrer membuka hotel internasional pertama perusahaan, Meliá Bali.

Kehadiran Meliá Ubud akan menggenapi total sepuluh hotel Meliá lainnya di Indonesia. Sementara hotel yang sudah beroperasi lebih dulu adalah Gran Meliá JakartaMeliá BaliMeliá Purosani, Sol Beach House Benoa Bali, dan Gran Meliá Bintan.

Dengan dibukanya Meliá Ubud, menambah portofolio Meliá Hotels International di kawasan Asia Pasifik menjadi 20 hotel. Selain Indonesia, negara lain yang dimasuki adalah Malaysia, Vietnam, Tiongkok, dan Mongolia.

Meliá
Ubud sendiri berada di lokasi strategis yang mudah diakses dari berbagai arah dan hanya
45 menit berkendara dari Bandara Internasional Ngurah Rai International sebagai bandara tersibuk ketiga di Indonesia.

Bali juga terus menunjukkan sebagai tujuan wisata populer dengan pertumbuhan tingkat kunjungan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) selama sepuluh bulan, Januari-Oktober tahun 2014, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara melonjak 16,77 persen atau sekitar 3,069 juta orang. Sementara jumlah kunjungan wisatawan domestik tumbuh 8,4 persen menjadi 3,7 juta orang.

Sementara tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di atas 50 persen. Bahkan selama Januari-Oktober 2014, TPK tumbuh 2,26 persen lebih tinggi ketimbang Oktober 2013 yakni sebesar 62,6 persen.


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pertambahan Nilai Ekonomi Berkat Sertifikat Tanah Tembus Rp 6.322 Triliun

Pertambahan Nilai Ekonomi Berkat Sertifikat Tanah Tembus Rp 6.322 Triliun

Berita
Tiga Bulan Pertama, Lippo Karawaci Raih Pra-penjualan Rp 1,5 Triliun

Tiga Bulan Pertama, Lippo Karawaci Raih Pra-penjualan Rp 1,5 Triliun

Berita
Pendaftaran Tanah lewat PTSL Capai 112 Juta Bidang

Pendaftaran Tanah lewat PTSL Capai 112 Juta Bidang

Berita
Puji Progres Bendungan Meninting, Basuki: Mudah-mudahan Agustus Selesai

Puji Progres Bendungan Meninting, Basuki: Mudah-mudahan Agustus Selesai

Berita
Pendapatan Turun, SBI Berharap pada Proyek Strategis Nasional IKN

Pendapatan Turun, SBI Berharap pada Proyek Strategis Nasional IKN

Berita
Pendapatan Waskita Beton Naik 38 Persen Jadi Rp 505,68 Miliar

Pendapatan Waskita Beton Naik 38 Persen Jadi Rp 505,68 Miliar

Berita
Jumlah Backlog Kepemilikan Rumah Berkurang Jadi 9,9 Juta

Jumlah Backlog Kepemilikan Rumah Berkurang Jadi 9,9 Juta

Berita
Kuartal I-2024, Harita Nickel Catat Kenaikan Pendapatan 26 Persen

Kuartal I-2024, Harita Nickel Catat Kenaikan Pendapatan 26 Persen

Berita
[POPULER PROPERTI] Pasok Material Tol Padang-Sicincin, HK Kolaborasi dengan Korem 032/Wirabraja

[POPULER PROPERTI] Pasok Material Tol Padang-Sicincin, HK Kolaborasi dengan Korem 032/Wirabraja

Berita
9 Jembatan Tua di Jatim Tuntas Diganti, Telan Biaya Rp 591,9 Miliar

9 Jembatan Tua di Jatim Tuntas Diganti, Telan Biaya Rp 591,9 Miliar

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pekalongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pekalongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purbalingga: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Purbalingga: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Brebes: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Brebes: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kebumen: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Kebumen: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Kini, Masyarakat Banyuwangi Tak Lagi Waswas soal Kepastian Tanah

Kini, Masyarakat Banyuwangi Tak Lagi Waswas soal Kepastian Tanah

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com