"Selama dua tahun pertama tidak ada apa-apa di sini, jadi aku tidur di kulkas tua untuk melindungiku dari dinginnya cuaca," kata biksu berusia 59 tahun itu.
Hingga pada akhirnya, lanjut Qavtaradze, datang sekelompok umat Kristiani untuk merenovasi sebuah kapel terlantar di Pilar Katshki. Mereka juga membangun sebuah pondok untuk sang biksu.
Qavtaradze adalah seorang biksu yang menghabiskan hidupnya sesuai ajaran Stylites, yaitu sebuah perintah agama Bizantium. Dalam ajarannya, Qavtaradze yakin, bahwa hidup di tempat tinggi akan mampu menghilangkan segala macam godaan dan memungkinkan untuk banyak berdoa.
"Di atas sini, di kesunyian ini Anda akan bisa merasakan kehadiran Tuhan," kata Maxime kepada Telegraph.
Untuk mencapai rumahnya, Qavtaradze harus memanjat selama dua puluh menit melalui 131 atau 39 meter lebih anak tangga yang melekat pada pilar. Biasanya hal itu dilakukannya selama dua kali seminggu untuk berdoa di sebuah biara kecil di kaki pilar. Susah juga, ya?
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.