Kompas.com - 03/07/2014, 14:25 WIB
Instalasi 'Ray' merupakan teknologi robot yang mengelola sistem transportasi pribadi milik penumpang di bandara. www.designboom.comInstalasi 'Ray' merupakan teknologi robot yang mengelola sistem transportasi pribadi milik penumpang di bandara. "Robot" tersebut mampu mendeteksi mobil Anda dan membawanya ke tempat yang telah ditetapkan sesuai pengukuran atau deteksi pada mobil Anda.
Penulis Latief
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Banyak orang kerap kerepotan mencari areal parkir di bandara, sementara mereka harus mengejar penerbangan. Tak jarang, mereka harus berkeliling berulang kali mengendarai mobilnya untuk mencari tempat parkir kosong.

Saat ini, penumpang pesawat di Bandara Internasional Dusseldorf, Jerman, tak perlu stres lagi dengan pengalaman seperti itu. Berkat instalasi 'Ray', urusan parkir di bandara bukan lagi masalah pelik.

Instalasi 'Ray' merupakan teknologi robot yang mengelola sistem transportasi pribadi milik penumpang di bandara. "Robot" tersebut mampu mendeteksi mobil Anda dan membawanya ke tempat yang telah ditetapkan sesuai pengukuran atau deteksi pada mobil Anda.

www.designboom.com Yang membuat 'Ray' begitu cerdas adalah sistem ini terhubung ke database penerbangan. Dengan demikian, sistem robot ini tahu kapan Anda akan kembali dari perjalanan Anda dan mengambil mobil Anda.
Ternyata, yang membuat 'Ray' begitu cerdas adalah sistem ini terhubung ke database penerbangan. Dengan demikian, sistem robot ini tahu kapan Anda akan kembali dari perjalanan Anda dan mengambil mobil Anda.

Tak hanya itu. Anda bahkan memiliki pilihan untuk mengatakan bahwa Anda akan perlu untuk mengambil bagasi Anda terlebih dahulu dan akan memerlukan waktu hingga beberapa menit. Selain itu, jika rencana perjalanan Anda berubah, Anda dapat dengan mudah menyampaikan info Anda diperbarui untuk 'Ray' melalui aplikasi terkait.

www.designboom.com 'Ray' disusun untuk menjadi sistem yang fleksibel dan gesit agar mudah mengakses setiap areal parkir yang ada di bandara. Sistem ini hanya membutuhkan 3 meter untuk manuver parkir,
Dirancang oleh Bayern Serva, 'Ray' disusun untuk menjadi sistem yang fleksibel dan gesit agar mudah mengakses setiap areal parkir yang ada di bandara. Sistem ini hanya membutuhkan 3 meter untuk manuver parkir, karena sistem ini telah menghilangkan ruang yang diperlukan untuk membuka pintu dan tetap nyaman untuk masuk dan keluar mobil Anda. Selain itu, 'Ray' juga dilengkapi dengan pencahayaan halus yang mudah dimengerti dan akan membimbing Anda ke lokasi parkir kendaraan Anda.

Adapun struktur parkir di Bandara Internasional Dusseldorf tersebut telah dijadikan proyek percontohan dengan 249 ruang parkir dilengkapi robot 'Ray'. Pada akhir 2014 nanti manajemen bandara akan menentukan perlu dan tidaknya memperluas jaringan parkir canggih ini di bandara tersebut.

www.designboom.com Yang membuat 'Ray' begitu cerdas adalah sistem ini terhubung ke database penerbangan. Dengan demikian, sistem robot ini tahu kapan Anda akan kembali dari perjalanan Anda dan mengambil mobil Anda.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.