Kompas.com - 19/06/2014, 12:48 WIB
Ilustrasi: KI Karawang semakin diminati karena berdekatan dengan proyek pembangunan pelabuhan Cilamaya. shutterstockIlustrasi: KI Karawang semakin diminati karena berdekatan dengan proyek pembangunan pelabuhan Cilamaya.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian, Mohamad S Hidayat berjanji akan memberikan dukungan untuk mewujudkan kepastian perolehan tanah bagi para investor di sektor industri Indonesia. Menurutnya, kepastian perolehan tanah merupakan isu penting, terutama setelah dirilisnya berbagai peraturan pembatasan luas wilayah.

"Kepastian perolehan tanah juga isu penting. Dalam pengembangan kawasan industri tentu banyak kendala seperti penguasaan lahan, peraturan pertanahan yang belum kondusif, tingginya harga tanah, dan kurangnya infrastruktur," ujar Hidayat dalam Pembukaan Rakernas XVI HKI (Himpunan Kawasan Industri Indonesia), Kamis (19/6/2014).

Peraturan pembatasan yang dimaksud oleh Hidayat menyangkut RUU Pertanahan Pasal 31 Ayat 1 yang membatasi Hak Guna Bangunan dapat diberikan dengan luas paling banyak 200 hektar untuk kawasan industri.

Selanjutnya, dia berjanji bahwa pemangku kepentingan terkait akan terus berusaha menyelesaikan isu-isu ini. Begitu juga dengan pemerintah yang akan memberi dukungan pada sektor industri.

Hidayat mengungkapkan, isu-isu yang tidak terselesaikan tersebut terjadi karena beberapa alasan. Di antaranya kurangnya koordinasi antar kementerian.

"Pemangku kepentingan yang terkait akan terus berusaha. Pemerintah pun akan memberikan dukungan. Peranan saudara untuk mengembangkan kawasan industri sangat kami hargai. Kami menyadari betul masalah yang dihadapi, saya mohon maaf pemerintah tidak bisa menyelesaikannya. Sebagian hal yang belum terpecahkan itu karena kurangnya koordinasi antara kementerian dari pusat maupun daerah yang sekarang memiliki otonomi sendiri," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.