Kompas.com - 18/06/2014, 23:03 WIB
|
EditorHilda B Alexander
MAKASSAR, KOMPAS.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), secara resmi memulai konstruksi St. Moritz Makassar, Rabu (18/6/2014).

Megaproyek senilai Rp 3,5 triliun tersebut dikembangkan di atas lahan seluas 2,7 hektar yang berada di Jl Boulevard, Panakukkang, Makassar. 

CEO Lippo Homes LPKR, Ivan Setiawan Budiono, mengatakan dimulainya pembangunan St Moritz Makassar merupaksn pemenuhan komitmen terahadap pasar dan juga konsumen.

“Tahapan pembangunan St. Moritz Makassar pada prinsipnya akan dilakukan secara simultan yang mencakup pembangunan menara apartemen, mal, dan hotel. Seluruh pengerjaan ini akan melibatkan tenaga kerja lokal dan diharapkan selesai pada pertengahan tahun 2018,” ujar Ivan.

St. Moritz Makassar merupskan kawasan terpadu yang mencakup beberapa komponen, yakni menara ikonik tertinggi di kawasan Indonesia Timur setinggi 51 lantai, apartemen, hotel dengan jumlah 210 kamar, pusat belanja seluas 227.000 meter lersegi, rumah sakit dengan 250 tempat tidur, sekolah, ruang multifungsi, sinema 10 teater, dan fasilitas hiburan.

LPKR mengembangkan St Moritz Makassar menyusul jejak pembangunan proyek serupa di Kemang Village, Jakarta Selatan dan The St. Moritz Penthouse & Residences yang berlokasi di Puri Indah, CBD Jakarta Barat. 

Saat ini, nilai kapitalisasi dan aset LPKR per 2 Juni 2014, sebesar Rp 23,5 triliun.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.