Kompas.com - 12/06/2014, 10:34 WIB
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Pertumbuhan pasar properti yang melambat selama kuartal I 2014 dan diprediksi berlanjut hingga sepanjang tahun ini, ternyata tak memengaruhi transaksi penjualan dan aktivitas sewa di lokasi-lokasi tertentu. Di Pondok Indah, misalnya, aktivitas penjualan dua menara apartemen mewah Pondok Indah Residence seharga mulai Rp 2,9 miliar dan Rp 6 miliar per unit justru disambut antusias pasar.

"Bahkan, sebagian besar dari pasar yang menyerap apartemen ini merupakan pengguna akhir (end user). Sebagian lainnya merupakan investor yang termotivasi untuk bermain di pasar apartemen sewa," ujar Associate Director PT Metropolitan Kentjana Tbk., Herman Widjaja, kepada Kompas.com, Rabu (11/6/2014).

Pasar apartemen sewa diincar, tambah Herman, karena menawarkan peluang besar untuk mendulang keuntungan. Pasar ini terbentuk karena pengaruh maraknya pembangunan perkantoran di koridor Simatupang dan Pondok Indah.

"Karyawan, manajer level menengah, atau bahkan ekspatriat merupakan captive market yang akan mengisi properti-properti sewa di Pondok Indah. Merekalah yang selama ini berkontribusi terhadap tingginya kinerja properti sewa di sini," imbuh Herman.

Terbukti, catatan tingkat hunian Pondok Indah Golf Apartment sempurna 100 persen. Menurut Vice President Director PT Metropolitan Kentjana Tbk., Jeffri S Tanudjaja, 90 persen di antaranya merupakan ekspatriat.

Adapun harga sewa aktual apartemen dua menara tersebut saat ini mencapai 4.000 dollar AS atau sekitar Rp 46,4 juta per bulan untuk dua kamar tidur, dan 7.000 dollar AS (Rp 81,2 juta) per bulan untuk unit apartemen tipe 3 kamar tidur. Melambungnya harga sewa apartemen itu karena peminatnya sangat banyak, sementara jumlah pasokan tidak mampu mengimbangi.

Berdasarkan catatan Colliers International Indonesia, kawasan koridor Simatupang dan Pondok Indah nihil pasokan baru apartemen sewa. Pasokan yang tersedia pun merupakan apartemen sewa lama dengan jumlah unit terbatas. Sebut saja Pondok Klub Villa, dan Emerald Apartment.

Tak mengherankan, banyak apartemen strata yang dikonversi oleh pemiliknya saat ini menjadi apartemen sewa. Contohnya adalah Hampton's Park, dan Kebagusan City.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tokyo Akan Punya Gedung Pencakar Langit Baru, Fasadnya Terbuat Dari Keramik

Tokyo Akan Punya Gedung Pencakar Langit Baru, Fasadnya Terbuat Dari Keramik

Konstruksi
Sinarmas Land Rilis Ruko Tiga Lantai di BSD City, Dibanderol Rp 2,7 Miliar

Sinarmas Land Rilis Ruko Tiga Lantai di BSD City, Dibanderol Rp 2,7 Miliar

Berita
Luhut: Meski Utang Indonesia Rp 7.000 Triliun, tapi Produktif untuk Jalan Tol

Luhut: Meski Utang Indonesia Rp 7.000 Triliun, tapi Produktif untuk Jalan Tol

Berita
Selama Juli, Tingkat Hunian Hotel di The Nusa Dua Capai 65,37 Persen

Selama Juli, Tingkat Hunian Hotel di The Nusa Dua Capai 65,37 Persen

Hotel
Gandeng DKS Group, Marriot International Akan Buka Hotel Baru di Kuta

Gandeng DKS Group, Marriot International Akan Buka Hotel Baru di Kuta

Hotel
Kinerja Membaik, KAI Cetak Laba Bersih Rp 740 Miliar

Kinerja Membaik, KAI Cetak Laba Bersih Rp 740 Miliar

Berita
Terminal Tingkir di Salatiga Direvitalisasi, Menhub: Nanti Ada Ruang Pertemuan

Terminal Tingkir di Salatiga Direvitalisasi, Menhub: Nanti Ada Ruang Pertemuan

Fasilitas
Soal Utang Indonesia Capai Rp 7.000 Triliun, Luhut: Itu Salah Satu Terkecil di Dunia

Soal Utang Indonesia Capai Rp 7.000 Triliun, Luhut: Itu Salah Satu Terkecil di Dunia

Berita
Mulai Rp 200 Ribu, Anda Bisa Menginap di Homestay KSPN Bromo-Tengger-Semeru

Mulai Rp 200 Ribu, Anda Bisa Menginap di Homestay KSPN Bromo-Tengger-Semeru

Hunian
Begini Progres Pembangunan 8 Ruas Jalan Tol Trans Sumatera

Begini Progres Pembangunan 8 Ruas Jalan Tol Trans Sumatera

Konstruksi
Promo Merdeka KAI, Kereta Jarak Jauh Mulai Rp 17.000, Cek di Sini

Promo Merdeka KAI, Kereta Jarak Jauh Mulai Rp 17.000, Cek di Sini

Berita
Tol Serang-Panimbang Bakal Sokong Kawasan Pariwisata Tanjung Lesung

Tol Serang-Panimbang Bakal Sokong Kawasan Pariwisata Tanjung Lesung

Berita
Kata Luhut, Tol Serang-Panimbang Bikin Ekonomi Banten Tumbuh Jadi 6 Persen

Kata Luhut, Tol Serang-Panimbang Bikin Ekonomi Banten Tumbuh Jadi 6 Persen

Berita
Intiland dan Mitbana Berkongsi, Kembangkan TOD 51 Hektar di Tangerang

Intiland dan Mitbana Berkongsi, Kembangkan TOD 51 Hektar di Tangerang

Kawasan Terpadu
Hutama Karya Incar Proyek Jalan Tol di IKN Nusantara

Hutama Karya Incar Proyek Jalan Tol di IKN Nusantara

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.