Awas Pancaroba... Ini 7 Langkah Bebas Nyamuk di Rumah!

Kompas.com - 22/05/2014, 16:15 WIB
Tanaman-tanaman yang dipercaya bisa mengusir nyamuk, antara lain basil (Ocimum basilicum), lavender (Lavandula angustifolia), dan rumput Citronella (Cymbopogon nardus). Canadiangardening.comTanaman-tanaman yang dipercaya bisa mengusir nyamuk, antara lain basil (Ocimum basilicum), lavender (Lavandula angustifolia), dan rumput Citronella (Cymbopogon nardus).
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief

KOMPAS.com - Pancaroba merupakan periode pergantian musim yang kurang menyenangkan. Selain cuaca tidak menentu, nyamuk pun bermunculan.

Di musim ini, gatal-gatal hanya sebagian kecil efek dari "serangan" nyamuk. Pasalnya, nyamuk pun bisa menularkan berbagai macam penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anda tentu harus menghindari risiko tersebut dan perlu melindungi keluarga dari serangan serangga ini. 

Tak perlu dengan ongkos mahal. Dengan melakukan tujuh langkah mudah berikut ini, Anda bisa terhindar dari sararan empuk sergapan nyamuk. Simak berikut ini:

www.houzz.com rumput Citronella (Cymbopogon nardus) juga ampuh mengusir nyamuk.

Brightnest.com mencatat, hal pertama sebaiknya Anda lakukan adalah mencegah adanya genangan air di rumah dan di sekitar pekarangan rumah. Cara tersebut efektif mengurangi jumlah nyamuk karena menghilangkan genangan air sama dengan menyingkirkan kesempatan nyamuk berkembang biak.

Ikan-ikan bisa memakan jentik nyamuk, jadi Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan kolam di pekarangan rumah Anda. Namun, jika Anda punya kolam mungil tempat minum burung (birdbath), cobalah menguras dan mengganti airnya setidaknya seminggu sekali.

Hal kedua, masih berhubungan dengan genangan air, pastikan Anda membersihkan sisa-sisa air hujan. Genangan-genangan kecil yang disebabkan karena air hujan pun bisa menjadi sarang nyamuk. Perhatikan juga talang air dan berbagai tempat yang mungkin menjadi genangan air setelah hujan.

Selanjutnya, pangkas tanaman-tanaman di halaman Anda. Brightnest.com mencatat, nyamuk seringkali tinggal di halaman yang penuh tanaman menjulang. Memotong semak-semak yang sudah terlalu tinggi, ilalang, dan tanaman liar lain di halaman Anda pun bisa membantu mengurangi jumlah nyamuk.

Keempat, periksa kasa jendela Anda. Pastikan kasa Anda dalam keadaan baik, dan tidak ada lubang yang memungkinkan nyamuk masuk ke dalam rumah Anda.

Kelima, usahakan Anda menghindari beberapa jenis wewangian yang "disukai" oleh nyamuk. Anda juga dianjurkan menghindari wewangian buah dan bunga. Namun, sumber lain menyatakan bahwa wewangian lavender justeru efektif menyingkirkan nyamuk.

Keenam, tahan diri Anda untuk tidak keluar rumah pada subuh dan petang, sekitar matahari terbenam. Pada saat matahari terbit dan terbenam, nyamuk cenderung lebih aktif. Anda bisa menggunakan baju lengan panjang dan celana panjang jika terpaksa berkegiatan pada saat-saat tersebut.

Ketujuh, cobalah menggunakan anti-nyamuk alami. Daripada menggunakan bahan kimia, beberapa wewangian dan tanaman dipercaya bisa menyingkirkan nyamuk dari rumah Anda. Wewangian yang efektif menyingkirkan nyamuk adalah minyak kayu manis, minyak rosemary, minyak serai, minyak cedar, minyak cengkeh, dan minyak peppermint.

Sementara, Anda juga bisa menaruh beberapa tanaman pengusir nyamuk di rumah. Tanaman-tanaman yang dipercaya bisa mengusir nyamuk, antara lain basil (Ocimum basilicum), lavender (Lavandula angustifolia), dan rumput Citronella (Cymbopogon nardus).

Yuk dicoba! 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.