Privasi Terganggu, Tamu Hotel Shangri-La Protes

Kompas.com - 14/05/2014, 17:57 WIB
Pinnacle, The Shard. the telegraphPinnacle, The Shard.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Bermalam di salah satu gedung tertinggi di dunia tentunya memberikan pengalaman yang tidak terlupakan. Sayangnya, bagi tamu Hotel Shangri-La di dalam The Shard, London, pengalaman tersebut sedikit memalukan. Pasalnya, jendela kaca yang meninggi hingga plafon yang ada di tiap kamar hotel tanpa sengaja juga "menampilkan" pantulan dari kamar hotel lainnya.

Reporter Financial Times yang bermalam di hotel tersebut menyaksikan sendiri hal tersebut. Menurut Tom Robbins, dia bisa melihat tamu hotel di sebelah kamarnya. Dia juga bisa dengan mudah melihat kamar dan tamu yang ada di lantai bawah.

Financial Times mengungkapkan, hotel yang baru saja membuka 59 kamar dari rencana 202 kamar tersebut menyadari hal ini. Pihak hotel akan memperingatkan tamu hotel sebelum menginap.

"Di beberapa ruangan, karena bentuk The Shard yang unik, tamu-tamu hotel kemungkinan bisa melihat (isi) kamar di sampingnya. Mengenai hal ini, kami menyediakan gorden untuk privasi para tamu," ujar General Manager Shangri-La, Darren Gearing.

Hotel Shangri-La yang ada di The Shard hingga saat ini baru membuka 59 kamar hotelnya. Seharusnya, hotel tersebut memiliki 202 kamar hotel. Kamar-kamar hotel lainnya akan rampung pada bulan depan, bersamaan dengan pembukaan kolam renang infinity dan bar champagne di lantai teratas.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X