Kompas.com - 09/05/2014, 14:34 WIB
Seremoni peluncuran Kota Satelit CitraGrand Senyiur City Samarinda, Kamis (8/5/2014), dihadiri oleh Direktur Ciputra Group, Bing Sugiarto Chandra, Pimpinan Senyiur Group, Mohammad Jos Soetomo, Associate Director Ciputra Group, Johan Giam.  Hilda B A/KOMPAS.comSeremoni peluncuran Kota Satelit CitraGrand Senyiur City Samarinda, Kamis (8/5/2014), dihadiri oleh Direktur Ciputra Group, Bing Sugiarto Chandra, Pimpinan Senyiur Group, Mohammad Jos Soetomo, Associate Director Ciputra Group, Johan Giam.
|
EditorLatief
SAMARINDA, KOMPAS.com - PT Ciputra Mitra Lestari, usaha patungan bentukan Ciputra Group, Senyiur Group dan Sumber Mas Group menargetkan penjualan Rp 500 miliar dari penjualan distrik perdana CitraGrand Senyiur City Samarinda. Ekspektasi nilai marketing sebesar itu berasal dari penjualan 500 unit rumah dari dua klaster tahap pertama.

Direktur Ciputra Group, Bing Sugianto Chandra, mengaku optimistis target penjualan dapat tercapai. Pasalnya, pasokan rumah representatif untuk kelas menengah dengan konsep perumahan terpadu, hampir tidak ada. Sebaliknya, kebutuhan hunian saat ini sangat tinggi.

"Kami memanfaaatkan kesempatan itu dengan memperkenalkan perspektif baru, cara baru dan konsep baru perumahan," ujar Bing kepada Kompas.com, Kamis (8/5/2014).

Bing mengatakan, hal itu mengacu pada proyek pertamanya di Samarinda, yakni CitraLand City Samarinda. Proyek ini mampu meraup penjualan Rp 250 miliar per tahun dengan harga Rp 800 juta-Rp 8 miliar.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi kota Samarinda dan kota-kota lainnya di Kalimantan Timur berada di atas pertumbuhan ekonomi Nasional. Hal tersebut mendorong daya beli meningkat. Dengan harga di kisaran Rp 400 juta, Bing yakin, CitraGrand City Senyiur bisa diterima pasar Samarinda.

Adapun CitraGrand Senyiur City Samarinda menempati area seluas 400 hektar di selatan wilayah Samarinda. Megaproyek skala kota tersebut mencakup 6.000 unit hunian dan 12 distrik, dilengkapi area komersial dengan fitur pusat belanja, hotel, apartemen, ruko, taman perkantoran, hotel, dan kantor gedung bertingkat. Seluruh pengembangan proyek ini menelan investasi awal senilai Rp 250 miliar, dan direncanakan tuntas dalam 15 tahun mendatang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X