Kompas.com - 01/05/2014, 15:09 WIB
Desain karya UNStudio telah terpilih sebagai desain pemenang dalam kompetisi mendesain kantor pusat Hanwha di Seoul, Korea. Desain tersebut istimewa lantaran memiliki desain fasad yang responsif terhadap sekelilingnya. UNStudioDesain karya UNStudio telah terpilih sebagai desain pemenang dalam kompetisi mendesain kantor pusat Hanwha di Seoul, Korea. Desain tersebut istimewa lantaran memiliki desain fasad yang responsif terhadap sekelilingnya.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com -- Firma arsitektur UNStudio berhasil memenangi sayembara yang diadakan oleh Hanwha, salah satu perusahaan penghasil panel surya terbesar di dunia. Perusahaan tersebut akan menggunakan desain yang karya UNStudio untuk gedung kantor pusat mereka di Cheonggyecheon, Seoul, Korea Selatan.

UNStudio tidak bekerja sendiri. Mereka berkolaborasi dengan Arup (konsutan keberlanjutan dan fasad) dan Loos van Vliet (desainer lanskap). Tim ini pun akan didukung oleh agLicht sebagai konsultan interior, lanskap, dan pencahayaan fasad.

Pendiri UNStudio, Ben van Berkel mengungkapkan, dia akan mengganti fasad eksisting gedung pencakar langit kantor pusat Hanwha dengan permukaan responsif. Permukaan ini akan mengatur suhu di dalam ruangan pada siang hari dan menampilkan pertunjukan lampu pada malam hari.

"Melalui strategi desain yang terintegrasi penuh, fasad terbaru ini akan menyediakan lapisan responsif dan performatif. Fasad tersebut bereaksi secara kontekstual dan konseptual pada lingkungan sekelilingnya. Secara terus-menerus, lapisan ini mengatur kondisi interior," ujar Van Berkel.

UNStudio mengganti panel-panel buram dan kaca gelap dengan kaca berinsulasi dan rangka aluminium yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan pencahayaan alami dan mengurangi konsumsi energi. Selain itu, UNStudio juga menyesuaikan posisi lapisan tersebut dengan pergerakan matahari.

Menurut Van Berkel, langkah ini sangat efektif dalam mengatur suhu udara di dalam ruangan. Tidak hanya memastikan kenyamanan penggunanya, hal tersebut pun bisa memastikan keberlanjutan dan rendahnya biaya pemeliharaan.

Bagian utara akan lebih tembus pandang dari bagian lainnya. Cara ini memastikan cahaya matahari bisa masuk ke dalam gedung sepanjang hari. Sementara itu, bagian selatan akan lebih buram untuk mengurangi efek sinar matahari pada suhu di dalam gedung.

Menariknya, ketika malam, fasad tersebut beralih fungsi. Dari fitur yang mampu memastikan suhu nyaman di dalam gedung, fasad menjadi pertunjukan menarik. Ratusan lampu LED akan menyala dan menjadi penampilan istimewa tersendiri. Pergerakan lampu pun akan dikendalikan oleh pergerakan pejalan kaki serta kendaraan yang melintas di Hanbit Avenue, tidak jauh dari gedung.

"Desain bagi kantor pusat Hanwha bertujuan untuk menghindari dampak yang berlebihan," ujar Van Berkel. "Pada malam hari, ketika bangunan-bangunan tidak tampak, fasad pencahayaan akan terintegrasi dengan langit malam dan menampilkan konstelasi lampu yang berubah dengan halus."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Dezeen
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.