Selain BTN, Adakah Bank yang Fokus pada Pembiayaan Perumahan?

Kompas.com - 22/04/2014, 10:32 WIB
Pelayanan nasabah BTN KONTAN/ BaihakiPelayanan nasabah BTN
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Upaya Kementerian BUMN memilih PT Bank Mandiri Tbk untuk mengambil PT Bank Tabungan Negara Tbk membuat resah pelaku dan pengamat properti. Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) mewakili pengembang rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) masih menginginkan hadirnya bank yang fokus pada pembiayaan perumahan.

"Kami tetap menginginkan adanya bank yang fokus terhadap pembiayaan perumahan, khususnya untuk pembiayaan rumah menengah bawah, termasuk rumah murah untuk rakyat," ujar Ketua Umum DPP APERSI, Eddy Ganefo, dihubungi Kompas.com, Senin (21/4/2014) sore.

Eddy mengatakan, BTN yang baru masih fokus terhadap pembiayaan rumah menengah bawah sangat tergantung pada pemegang saham mayoritas. Sementara itu, dalam kesempatan terpisah Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda juga menyampaikan hal serupa di kantor IPW. Senada Eddy, Ali pun tidak yakin dengan fokus BTN di masa mendatang.

"Apa jaminannya BTN bisa tetap fokus ke perumahan rakyat. Saya yakin, (pemerintah) tidak berani menjamin juga. Kalau sudah masuk Mandiri, malah bisa diobok-obok," ujar Ali.

Sebelumnya di Kompas.com, rencana akuisisi pemerintah atas PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) melalui PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri), dianggap tidak tersosialisasi dengan baik. Selain itu, motivasi dan tujuan utamanya juga dinilai tidak jelas sehingga berpotensi membuat sektor properti gonjang-ganjing. Padahal, rencana akuisisi di sektor perbankan merupakan sebuah peristiwa besar yang melibatkan nasabah, karyawan bank bersangkutan, dan juga para pemangku kepentingan (stake holder) seperti pengembang properti.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X