Begini Cara Brasil Menghargai Seni dan Seniman

Kompas.com - 15/03/2014, 08:57 WIB
Auditorium yang dibuat dari beton dan berbentuk unik karya studio arsitektur Valentiny HVP Architects ini dibuat khusus untuk festival musik tahunan di Trancoso, Brazil. Valentiny HVP ArchitectsAuditorium yang dibuat dari beton dan berbentuk unik karya studio arsitektur Valentiny HVP Architects ini dibuat khusus untuk festival musik tahunan di Trancoso, Brazil.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Struktur beton berbentuk cangkang kini menghiasi Brasil. Struktur bernama Teatro Mozarteum Brasileiro tersebut merupakan auditorium yang didesain khusus oleh studio arsitektur asal Luksemburg, Valentiny HVP Architects, sebagai lokasi acara Música em Trancoso 2014 Festival.

Arsitek François Valentiny sendiri yang mendanai festival musik tahunan ini. Dia bermitra dengan Presiden Mozarteum Brasileiro Sabine Lovatelli, Presiden Grup L'Occitane Reinold Geiger, dan pengusaha dari Trancoso, Carlos Eduardo Bittencourt. Tahun ini merupakan tahun ketiga festival tersebut digelar. Karena itu, hadirnya auditorium permanen rasanya memang sudah diperlukan.

Auditorium ini memegang peranan yang lebih besar dari sekadar lokasi festival. Selain menampung acara musik, auditorium ini juga dapat mempromosikan pendidikan dan mengubah musik menjadi alat integrasi sosial. Pasalnya, musik memang sudah menjadi bagian penting dalam kebudayaan Brasil. Festival Música em Trancoso serta auditorium tersebut hanya menjadi jalan yang mempertemukan pemusik klasik Brasil kepada dunia.

Valentiny HVP Architects Interior auditorium karta Valentiny HVP Architects. Auditorium ini akan mampu menampung 1.100 pengunjung di dalam dan 1.100 pengunjung di area luar ruangan.
Mozarteum Brasileiro Theatre punya rancangan yang unik. Selain bentuknya yang tidak biasa, penampilan musik juga bisa dinikmati di dalam dan di luar ruangan. Setiap area dilengkapi dengan 1.100 tempat duduk.

Para penonton akan menikmati akustik istimewa yang digubah oleh Valentiny. Sang arsitek rupanya sudah dikenal dunia sebagai perancang gedung-gedung pusat kebudayaan berakustik istimewa, termasuk Concert Hall Saarbrücken di Jerman, House of Mozart – Kleines Festspielhaus Salzburg di Austria, dan Luxemburg Pavilion Expo 2010 di Shanghai.

Auditorium ini juga memiliki volume tambahan yang disebut dengan "The Facilities". Di dalamnya terdapat delapan ruang berlatih, bar berukuran besar, dan ruang pertemuan. Desain bagian ini mengontraskan lekukan-lekukan bangunan dengan bukaan segitiga. Menurut studio arsitektur yang mendesainnya, langkah tersebut membuat gedung auditorium beserta volume tambahannya menyatu dengan lingkungan alam Trancoso. Seniman Maria Bonomi ikut menghiasnya menggunakan pahatan perunggu.

"Pahatan tersebut merujuk pada kondisi alam lokal dengan tebingnya yang mengesankan dan kelahiran bangsa Brasil," ujar studio tersebut.

Jika berkesempatan mengunjungi Brasil minggu ini, Anda bisa mengunjungi bangunan megah tersebut sembari menikmati festival musiknya. Festival ini akan diadakan tanggal 15 hingga 22 Maret 2014 mendatang.



Sumber Dezeen
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X