Kompas.com - 15/03/2014, 07:47 WIB
Beberapa cara sederhama bisa menekan konsumsi air di rumah Anda. Salah satunya adalah mengesek saluran air untuk menyiram tanaman. Selang dan semprotan air otomatis (water sprinkler) harus Anda cek secara berkala. Hsu McCulloughBeberapa cara sederhama bisa menekan konsumsi air di rumah Anda. Salah satunya adalah mengesek saluran air untuk menyiram tanaman. Selang dan semprotan air otomatis (water sprinkler) harus Anda cek secara berkala.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Cuaca, bahkan musim, kini sudah sulit diprediksi. Tingginya curah hujan di beberapa titik daerah di Indonesia sangat kontras dengan kekeringan yang terjadi di titik-titik lain dalam waktu bersamaan. Sebelum terlambat, tidak ada salahnya menghemat penggunaan air di rumah Anda. Berikut ini beberapa cara menghemat air yang disampaikan oleh Julie Kim, kontributor Houzz, desainer, dan seorang ibu.

Pertama-tama, Kim mengajak Anda mengurangi jumlah air untuk menyiram tanaman. Dia mengutip Perwakilan Departemen Pekerjaan Publik Los Angeles Ria Gonzalez. Menurut Gonzalez, cara paling efektif untuk menghemat penggunaan air di rumah adalah mengurangi frekuensi Anda menyiram tanaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cobalah menyiram tanaman sebelum sinar matahari menerangi seluruh kota. Anda bisa menyiram tanaman di malam hari atau sebelum pukul 6.00 pagi. Selain itu, gunakan air secukupnya.

Strategi ini membuat air yang Anda gunakan untuk menyiram tidak menguap karena terik matahari. Selain itu, menyiram dengan air secukupnya pun membuat tanaman mendapatkan asupan yang cukup, tidak terlalu banyak yang justru menyebabkan kebusukan.

Kedua, periksa adanya kerusakaan atau mampat pada kepala selang dan semprotan air otomatis (water sprinkler). Setelah yakin tidak ada kerusakan, arahkan semprotan langsung ke tanaman. Hindari mengarahkan ke teras atau area parkir. Cukup arahkan pada bagian yang penting.

Ketiga, periksa juga kerusakan atau kebocoran yang ada pada kamar mandi dan wastafel. Membiarkan kebocoran kecil hanya menunda dan menumpuk masalah. Selesaikan masalah-masalah kecil tersebut sesegera mungkin. Kim mengungkapkan, kebocoran pada toilet bisa berujung pada terbuangnya 757 liter air per hari.

Keempat, gunakan alat-alat hemat air. Sekarang ini sudah tersedia mesin cuci hemat air, kepala selang dan water sprinkler hemat air, serta kendali cerdas irigasi untuk tanaman di kebun Anda. Gunakan alat-alat ini untuk menghemat penggunaan air.

Kelima, tukar tanaman di pekarangan Anda dengan tanaman-tanaman yang hanya sedikit membutuhkan air.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Houzz.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.