Kompas.com - 27/02/2014, 12:41 WIB
Claudia Turrent   Alejandro d’Acosta Arquitectos membuat pabrik minuman anggur dari sisa-sisa kapal tua. Claudia Turrent Alejandro d’Acosta Arquitectos Claudia Turrent Alejandro d’Acosta Arquitectos membuat pabrik minuman anggur dari sisa-sisa kapal tua.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Vena Cava Winery adalah fasilitas pembuatan minuman anggur atau wine di Lembah Guadalupe, Meksiko. Lokasi tepatnya berada 20km di timur Ensenada, Baja, California.

Bertempat di lokasi penghasil anggur terkenal, Vena Cava Winery menonjol di antara pabrik minuman anggur lainnya. Penyebabnya sederhana. Fasilitas ini punya desain bangunan unik yang dibuat dari bahan tidak biasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Claudia Turrent Alejandro d’Acosta Arquitectos Pintu masuk pabrik minuman anggur Claudia Turrent Alejandro d’Acosta Arquitectos. Bentuk pabrik di Lembah Guadalupe yang unik ini mengikuti bahan bakunya, kapal-kapal tua.
Vena Cava Winery dirancang oleh studio desain asal California, Amerika Serikat, Claudia Turrent + Alejandro d’Acosta Arquitectos. Studio inilah yang membuat Vena Cava Winery punya desain bangunan unik. Keseluruhan pabrik menggunakan bangkai kapal yang diambil dari pelabuhan tidak jauh dari lokasi pabrik.

Claudia Turrent + Alejandro d’Acosta Arquitectos tidak menggunakan potongan bangkai kapal untuk semua bagian pabrik. Studio ini membiarkan tanah di sekitar pabrik "telanjang". Sementara itu, studio tersebut menggunakan bagian-bagian bangkai kapal untuk menutup lantai interior serta plafon pabrik.

Bahan-bahan daur ulang memang memberikan nuansa yang sedikit berantakan bagi fasad pabrik. Namun, dengan cara yang istimewa, pabrik ini mampu menawarkan daya tarik tersendiri.

Claudia Turrent Alejandro d’Acosta Arquitectos Penampilan pabrik minuman anggur di Lembah Guadalupe dari angkasa tampak menarik. Pabrik anggur karya Claudia Turrent Alejandro d’Acosta Arquitectos ini pun menggunakan bahan-bahan daur ulang yang membuatnya tidak hanya menarik dipandang dari jauh.
Selain menggunakan bahan daur ulang, ada lagi hal istimewa yang dimiliki oleh pabrik tersebut. Seperti dikutip Designboom.com, pabrik ini memanfaatkan kontur tanah tempatnya berada untuk menekan ongkos produksi. Tanah miring dan dorongan angin merupakan dukungan alam yang sangat efektif untuk membuat pabrik anggur.

Claudia Turrent Alejandro d’Acosta Arquitectos Pandangan keluar dari dalam pabrik.
Proses pembuatan minuman anggur menjadi lebih murah karena penggunaan pompa bisa ditekan. Sumber yang sama menyatakan, gravitasi digunakan oleh pabrik minuman anggur ini untuk memberikan kendali lebih besar atas proses pembuatan anggur dan menganginan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.