Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Lampung Tertinggi di Indonesia

Kompas.com - 04/02/2014, 18:36 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di provinsi Lampung pada Desember 2013 tercatat sebagai yang tertinggi di seluruh Indonesia dengan angka 76,20 persen.

Sulawesi Tengah berada di posisi kedua dengan TPK 71,79 persen dan Kalimantan Barat di peringkat ketiga dengan TPK 63,42 persen.

Sedangkan TPK terendah terjadi di Kepulauan Bangka Belitung yang hanya mencapai angka 42,05 persen.

Tak hanya ketiga provinsi tersebut, dari data terbaru Badan Pusat Statistik, memperlihatkan, kenaikan juga terjadi di 20 provinsi lainnya di seluruh Indonesia. TPK mencapai rerata 55,91 persen atau naik tipis 0,06 poin dibandingkan TPK periode yang sama tahun 2012 yang tercatat sebesar 55,85 persen.

Namun begitu, capaian TPK bulanan pada Desember 2013 tersebut justru mengalami penurunan 0,19 poin ketimbang TPK November yang tercatat 56,10 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik, Suryamin, mengatakan, kenaikan TPK hotel berbintang pada Desember 2013 lalu dibanding Desember 2012 terjadi di sebagian besar provinsi. Dan, Lampung, kembali membukukan kenaikan tertinggi yakni 20,18 poin, diikuti Sulawesi Utara sebesar 10,87 poin dan Sulawesi Tengah 10,14 poin.

"Bila dilihat menurut klasifikasi hotel, TPK tertinggi pada November 2013 diraih hotel bintang 5 dengan 61,75 persen. Sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang satu dengan angka 44,20 persen," ujar Suryamin, Senin (3/2/2014).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Berita
Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Berita
Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Berita
Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Hunian
Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Berita
Gading Sarpong Makin Ramai, Paramount Rilis Produk Komersial Baru

Gading Sarpong Makin Ramai, Paramount Rilis Produk Komersial Baru

Ritel
PPK GBK Pertanyakan Alasan Pontjo Sutowo Minta Ganti Rugi Rp 28 Triliun

PPK GBK Pertanyakan Alasan Pontjo Sutowo Minta Ganti Rugi Rp 28 Triliun

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com