Raksasa Judi Malaysia Bangun Kasino di AS Senilai Rp 48 Triliun

Kompas.com - 20/12/2013, 19:32 WIB
Ilustrasi kasino www.onlinecasinoadvice.comIlustrasi kasino
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Sebagai dampak pembatasan pembangunan kasino di Malaysia, raksasa operator judi Asia Tenggara, Genting Bhd, berencana membelanjakan dana investasi senilai 4 miliar dollar AS atau ekuivalen dengan Rp 48 triliun di Amerika Serikat.

Mereka berencana menyelesaikan pembangunan sebuah resor terpadu lengkap berisi hotel, kasino, dan fasilitas hiburan lainnya yang bertajuk Resorts World di Las Vegas. Resor tersebut mereka beli dari Boyd Gaming Corp, awal tahun 2013 ini.

Genting Bhd mengakuisisi resor seluas 35,2 hektar tersebut dengan membayar sejumlah 350 juta dollar AS (Rp 4,2 triliun). 

Targetnya, mereka akan membuka fase pertama berupa tampilan baru Resorts World Las Vegas pada 2015 mendatang.

"Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan tengah menjalani proses investigasi oleh Nevada Gaming Board, terkait perizinan yang merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi. Untuk diketahui, peraturan di sini sangat ketat. Akan tetapi, saya yakin akan mendapatkan lisensi tersebut dan akan memulai pembangunan," ujar pengendali Genting Bhd, Lim Kok Thay.

Bisnis kasino
Genting Bhd justru mengalami perkembangan pesat di Amerika Serikat. Perusahaan ini diketahui mengoperasikan Resorts World Casino di New York dan menambah satu lagi kompleks kasino terpadu serupa di Miami.

Sementara di Malaysia, mereka hanya mengoperasikan satu kompleks kasino terpadu, Genting Highlands. Sejak diberlakukannya pembatasan pembangunan kasino oleh Dewan Syariah Negara, mereka gencar mendiversifikasi portofolio bisnis di sektor komoditas, kemasan dan kertas, energi dan lain sebagainya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Menghitung Manfaat Tol Trans-Sumatera Bagi Provinsi yang Dilintasi

Berita
Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Lewat Tol Cisumdawu, Waktu Tempuh Bandung-Bandara Kertajati 1 Jam

Berita
Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Hindari Omicron, JIS Ditutup Sementara untuk Kunjungan Umum

Berita
The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

The Okura Residence and Hotel Jakarta Mulai Dibangun, Investasi Rp 2,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Bidik Rp 650 Miliar, Paramount Lansir Dua Produk Ruko di Gading Serpong

Berita
Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf 'Y'

Membentang di Atas Sungai Brantas, Jembatan Ploso Berdesain Huruf "Y"

Konstruksi
194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

194 Tower Rumah Susun Dibangun Sepanjang Tahun 2021

Konstruksi
Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Sebentar Lagi Rampung, Ini Sisa Pekerjaan Jakarta International Stadium

Fasilitas
Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Menteri Basuki Minta Insinyur Indonesia Terlibat Bangun IKN Nusantara

Kawasan Terpadu
Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Uang Ganti Rugi Lahan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Tembus Rp 5 Triliun

Berita
Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Agar Tak Tertipu Pengembang Berkedok Syariah, Ini Cara Menghindarinya

Hunian
MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

MITJ Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan TOD di Jabodetabek

Kawasan Terpadu
DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

DPR Minta Kementerian PUPR Gunakan Bahan Baku Lokal untuk Infrastruktur

Konstruksi
Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Rugikan Konsumen Miliaran Rupiah, Pengembang Perumahan Syariah FGM Dilaporkan ke Polisi

Berita
SPKLU Pertama Dioperasikan di Babel, Isi Baterai Kendaraan 50 Menit

SPKLU Pertama Dioperasikan di Babel, Isi Baterai Kendaraan 50 Menit

Fasilitas
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.