Kompas.com - 23/11/2013, 20:44 WIB
Pejaten Park Residence mengisi ceruk pasar hunian di kawasan Pejaten dan Simatupang yang permintaannya menguat seiring beroperasinya sejumlah kantor baru. istimewaPejaten Park Residence mengisi ceruk pasar hunian di kawasan Pejaten dan Simatupang yang permintaannya menguat seiring beroperasinya sejumlah kantor baru.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Bahama Group, melalui entitas PT Kuala Jaya Property, menginvestasikan sejumlah Rp 380 miliar untuk membangun proyek terbarunya, Pejaten Park Residence & The Alana Pejaten.

Pejaten Park Residence & The Alana Pejaten merupakan proyek pengembangan terpadu yang mengintegrasikan apartemen dan full serviced residence di atas lahan seluas 7.400 meter persegi.

Terdiri atas dua tower; masing-masing merangkum 280 unit apartemen dan 210 unit “The Alana Pejaten” serviced residence kelas bintang empat yang akan dikelola oleh jaringan operator Archipelago International.

Menurut CEO Bahama Group, Reddy Hartadji, Pejaten Park Residence & The Alana Pejaten merupakan tawaran instrumen investasi yang menarik di tengah kondisi pasar properti seperti saat ini. Apartemen berkelas dengan harga kompetitif sudah jarang ditemui. Terlebih lokasinya yang hanya selangkah dari koridor bisnis Simatupang.

“Kami mengembangkan Pejaten Park Residence & The Alana Pejaten sebagai hunian yang mengakomodasi kebutuhan para professional kantoran dengan level manajer. Mereka bekerja di perusahaan-perusahaan multinasional di koridor bisnis Simatupang dan memiliki home ownership program yang merupakan ceruk pasar yang kami incar,” ujar Reddy kepada Kompas.com, Sabtu (23/11/2013).

Secara historis, menurut riset Colliers International Indonesia, kawasan Simatupang mengalami akselerasi yang pesat. Jika pada 2000 silam hanya mampu menyediakan ruang kantor seluas 144.264 meter persegi, tahun 2012 membengkak menjadi 428.830 meter persegi. Tumbuh sekitar 9 persen per tahun.

“Banyaknya gedung-gedung perkantoran yang beroperasi nanti, membuat peluang bisnis apartemen dan serviced residence di kawasan ini menjadi menarik dan sangat menjanjikan. Harga jual properti di sini terus mengalami lonjakan signifikan sekitar 20-30 persen per tahun,” imbuh Reddy.

Dari sejumlah dana investasi senilai Rp 380 miliar, tiga puluh persen di antaranya berbasis dana penjualan apartemen, tiga puluh persen lainnya adalah internal cash flow sebesar Rp 135 miliar.

“Ada pun opsi pinjaman perbankan akan kami manfaatkan bila dana tidak mencukupi. Kami optimistis, komposisi kedua basis dana tersebut dan dukungan para kontraktor sebagai mitra dalam proses pembangunan dapat membiayai proyek ini terlebih secara progresif, harga jual akan mengalami peningkatan,” jelas Reddy.

Pejaten Park Residence ditawarkan kepada publik dengan harga perdana Rp 22 juta/m2 dengan varian tipikal unit mulai dari  39 m2 – 125 m2. Pembangunan Pejaten Park Residence & The Alana Pejaten dijadwalkan selesai dan beroperasi pada awal 2016 mendatang.

 


 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.