Anda Mengalami Disfungsi Ereksi? Pandangi Gedung Ini...

Kompas.com - 15/11/2013, 15:34 WIB

KOMPAS.com — Karya arsitektur sudah menjadi bagian dalam budaya populer. Setelah dibangun, gedung-gedung pencakar langit atau monumen yang ikonik tidak lagi hanya milik firma atau tokoh perancangnya.

Sama seperti Monas. Monumen Nasional tersebut kini menjadi "milik" warga Jakarta. Gedung tersebut digunakan di kaus, poster, undangan, dan berbagai hal lainnya sebagai lambang Ibu kota Indonesia. Begitu juga dengan The Gherkin, gedung unik yang ada di London, Inggris.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Gherkin" sebenarnya adalah istilah khas di Inggris untuk menyebut acar timun. Di sisi lain, The Gherkin juga menjadi sebutan informal bagi 30 St Mary Axe, sebuah gedung pencakar langit di distrik finansial London, Inggris. Bangunan karya firma arsitektur Foster + Partners ini merupakan salah satu simbol ikonik negara tersebut. Saking terkenalnya, hasil manipulasi foto bangunan ini sampai digunakan dalam berbagai iklan, termasuk iklan disfungsi ereksi.

Iklan jenaka tersebut terbit dalam surat kabar The Evening Standard yang diprakarsai oleh rantai farmasi Inggris, tepatnya toko obat Lloyds. Gambar hasil manipulasi foto The Gherkin muncul di atas judul utama iklan berbunyi "Lost the perk-in in your gherkin". Headline tersebut diikuti dengan kalimat "Perawatan Disfungsi Ereksi yang Bisa Anda Percaya".

Ini bukan kali pertama The Gherkin ambil bagian dalam karya jenaka. Iklan yang ada di The Evening Standard tersebut seolah mengulang gambar karya arsitek dan seorang urban, Leon Krier. Dalam gambarnya, Krier menampilkan gedung pencakar langit tersebut sebagai "priapisme arsitektural". Gambar atau sketsa tersebut ada dalam buku Krier yang terbit pada 2009 silam berjudul The Architecture of Community.

"Priapisme kopong dari gedung pencakar langit utilitarian dan monumentalisme patologikal dari omong besar totalitarian adalah pembiakan simbol dari keangkuhan yang dapat menyebabkan bencana, pembiakan simbol dari hilangnya batasan manusia, kemanusiaan secara keseluruhan," ujar Krier dalam bukunya.

Bahkan, ketika diwawancara oleh The Guardian pada 2006 lalu, Krier menggambarkan The Gherkin sebagai sebuah "penyimpangan seksual".

Foster + Partners tidak merespons iklan tersebut. Memang sulit melepaskan citra seksual dalam gedung karya firma arsitektur ini. Pasalnya, 30 St Mary Axe dirancang oleh Norman Foster yang terkenal menikahi seorang terapis seks.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.