Kompas.com - 13/11/2013, 10:16 WIB
One World Trade Center secara sah ditetapkan sebagai bangunan tertinggi di AS. worldpropertychannel.comOne World Trade Center secara sah ditetapkan sebagai bangunan tertinggi di AS.
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com — Setelah perdebatan tentang kontroversi ketinggian bangunan berlangsung selama dua tahun, One World Trade Center akhirnya secara resmi mendapat sertifikat sebagai pencakar langit tertinggi di Amerika Serikat untuk saat ini.

Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH) mengumumkan bahwa menara yang menjulang 541,3 meter dan mencakup 94 lantai ini merupakan menara tertinggi dan  menghitung secara resmi ketinggian gedungnya. Dengan demikian, "sengketa" pendapat yang melibatkan pengembang, arsitek, dan pendukung konstruksi diharapkan tuntas seiring dengan pengumuman resmi tersebut.

One World Trade Center dirancang untuk mencapai ketinggian simbolis yang akan melampaui Willis Tower (sebelumnya Sears Tower) di Chicago sebagai bangunan paling jangkung di negara ini. Namun, ketinggian resminya sempat dipertanyakan ketika pengembang mendesain ulang struktur di atas menara.

CTBUH, yang merupakan kelompok nirlaba berpengaruh dan memiliki otoritas mengenai penetapan ketinggian bangunan di seluruh dunia, mengatakan, menara bangunan merupakan bagian dari pengukuran ketinggian. Namun, itu tidak termasuk antena dan struktur sementara lainnya. Antena di atas Willis Tower, misalnya, tidak dihitung sebagai ketinggian karena bukan struktur permanen.

Nah, ketika cladding (cangkang) dicopot dari puncak menara One World Trade Center tahun lalu, peran struktur itu diperdebatkan. Tanpa puncak menara, One World Trade Center akan jauh di bawah ketinggian Willis Tower 442,1 meter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inilah awal mula perdebatan, dan terus bergulir saat David Childs, desainer utama konsultan arsitektur Skidmore, Owings & Merrill, yang mengerjakan proyek ini, mengkritik perubahan menara tersebut.

"Kami kecewa atas keputusan yang telah dibuat untuk menghapus fitur patung (sculptural) di atas One World Trade Center. Menghilangkan ini sebagai bagian integral dari desain bangunan dan menggantinya dengan antena dan peralatan komunikasi sangat disayangkan," kata Childs.

Namun, komite tinggi CTBUH yang terdiri atas 30 eksekutif dalam industri konstruksi dan arsitektur menyimpulkan bahwa struktur tersebut masih merupakan bagian dari elemen arsitektur menara.

"Meskipun cladding itu diambil dari puncak menara. Anda masih bisa melihat bahwa itu merupakan elemen arsitektur. Ini bukan hanya tiang baja polos yang menggantung antena atau layanan satelit, " ujar Direktur Eksekutif CTBUH Antony Wood.

Komite tinggi CTBUH pun secara resmi memutuskan puncak menara masih merupakan bagian permanen dari bangunan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.