Kompas.com - 09/10/2013, 06:50 WIB
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Menikmati hangatnya sinar matahari di siang hari bisa menjadi lebih menyenangkan dengan hasil desain karya Simon Hjermind Jensen. Jensen merupakan desainer asal Denmark yang jugapimpinan SHJworks. Dia menciptakan sebuah rumah kaca portabel yang bisa dimanfaatkan sebagai gazebo. 
 
Sama seperti rumah kaca pada umumnya, rumah kaca tak kasat mata ini juga memanfaatkan sinar matahari sebagai penghangat, sementara perputaran udara dari bukaan-bukaan kecil di sekeliling dinding menjadi pendingin alaminya. Rumah kaca ini bisa digunakan untuk menyiangi tanaman di hampir semua musim, dan bisa pula menjadi tempat untuk duduk dan beristirahat di taman.

Menikmati secangkir kopi di dalamnya juga menyenangkan. Pasalnya, dindingnya dilengkapi dengan pintu kaca yang memudahkan proses keluar-masuk dari rumah kaca tersebut.

 
Strukturnya terbuat dari bagian-bagian dua dimensi yang didesain secara digital dan diproduksi dengan menggunakan mesin CNC. Material yang digunakan adalah polikarbonat berlapis anti-sinar ultra violet. Polikarbonat relatif kuat menahan angin, terutama di musim gugur. Panel-panel polikarbonat ini tampak seperti disatukan dengan cara dijahit. Padahal, sebenarnya Jensen menggunakan sekrup untuk menyatukan bagian-bangian rumah kaca tersebut. Selain bagian yang membentuk "tubuh" rumah kaca, bangunan mungil ini juga memiliki alas yang terbuat dari kayu. 
 
Prototipe pertama didedikasikan untuk sebuah keluarga di Kopenhagen, Denmark. Namun, karena banyaknya kegunaan yang bisa dimanfaatkan, serta kemudahannya direproduksi, Jensen membuatnya kembali. Bahkan, Jensen bisa menyesuaikan ukuran rumah kaca sesuai dengan kebutuhan pengguna. Mulai dari ketinggian 2,4 meter, 2,7 meter, 3,2 meter, dan beberapa diameter seperti 1,8 meter, 2,4 meter, hingga 3,3 meter.
 
Sayangnya, proyek rumah kaca ini memakan biaya cukup tinggi. Untuk prototipe bagi keluarga di Kopenhagen, mereka menghabiskan biaya 18.900 Euro atau sekitar Rp 294,7 juta. Dana ini digunakan untuk material, ongkos produksi, dan ongkos pemasangan. Hanya, harga tersebut belum termasuk lantai kayu.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.