Kompas.com - 12/09/2013, 17:40 WIB
Pengerjaan bianglala yang disebut dengan nama High Roller di Las Vegas tersebut minggu ini mencapai salah satu tahapan pentingnya. Ring terluar dari permainan tersebut telah rampung dipasang. Dengan kata lain, proyek pembangunan The High Roller sudah hampir rampung. www.worldarchitecturenews.comPengerjaan bianglala yang disebut dengan nama High Roller di Las Vegas tersebut minggu ini mencapai salah satu tahapan pentingnya. Ring terluar dari permainan tersebut telah rampung dipasang. Dengan kata lain, proyek pembangunan The High Roller sudah hampir rampung.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com — Siapa tak kenal permainan kincir atau "bianglala"? Mainan berbentuk roda ini membuat siapa pun yang mengendarainya dapat melihat keindahan kota, atau setidaknya area sekitar bianglala dari ketinggian.

Memang, meski tampak seperti mainan sederhana, sebenarnya bianglala begitu istimewa. Semakin besar konstruksinya, tentu semakin rumit standar keamanan yang harus dicapai oleh bianglala tersebut. Tidak terkecuali bianglala tertinggi di dunia yang ada di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat.

www.worldarchitecturenews.com Pengerjaan bianglala yang disebut dengan nama High Roller di Las Vegas tersebut minggu ini mencapai salah satu tahapan pentingnya. Ring terluar dari permainan tersebut telah rampung dipasang. Dengan kata lain, proyek pembangunan The High Roller sudah hampir rampung.
www.worldarchitecturenews.com Pengerjaan bianglala yang disebut dengan nama High Roller di Las Vegas tersebut minggu ini mencapai salah satu tahapan pentingnya. Ring terluar dari permainan tersebut telah rampung dipasang. Dengan kata lain, proyek pembangunan The High Roller sudah hampir rampung.
Didesain oleh Hettema Group bekerja sama dengan Arup Engineering, ketinggian bianglala tersebut mencapai 167,6 meter atau lebih tinggi 2,6 meter dari Singapore Flyer. Sebelumnya, predikat bianglala atau Ferris wheel tertinggi dunia memang dipegang Singapore Flyer, Singapura, dengan ketinggian 165 meter. 

Adapun ring terluar yang ada pada High Roller ini dibagi menjadi 28 bagian. Pembagian ini untuk mempermudah proses konstruksi. Masing-masing bagian berukuran panjang 17 meter dengan berat 44 ton.

www.worldarchitecturenews.com Didesain oleh Hettema Group bekerja sama dengan Arup Engineering, ketinggian bianglala tersebut mencapai 167,6 meter atau lebih tinggi 2,6 meter dari Singapore Flyer.
Selama pengerjaan, setiap bagian ini ditopang oleh penopang radial sementara. Kemudian, penopangnya diganti dengan menggunakan empat kabel untuk setiap bagiannya.

Seusai pemasangan ring terluar, kini para pekerja dapat berkonsentrasi pada pemasangan 28 kabin kaca. Masing-masing kabin tersebut mampu menampung 40 orang. Uniknya, tiap kabin memiliki fitur hiburan seperti musik dan pencahayaan teaterikal.

Berhias LED

The High Roller ini merupakan titik pusat pada pembangunan area terbuka seluas 2,8 hektar milik Caesars Entertainment, The LINQ. Perusahaan tersebut akan memadukan industri ritel, restoran, dan fasilitas hiburan pada distrik baru di Las Vegas.

wikimedia Sebelumnya, predikat bianglala tertinggi dipegang oleh Singapore Flyer
Area yang didesain oleh David M Schwarz Architects, The LINQ, ini berada di salah satu sisi Las Vegas Strip. Area tersebut akan menciptakan ruang seluas 1,8 hektar area yang bisa disewakan.

The LINQ tidak hanya memiliki The High Roller. Area ini juga akan memiliki The Vortex. Seperti namanya, The Vortex merupakan gerbang menuju fasilitas komersial yang dibuat oleh Hetzel Design.

Nantinya, The Vortex akan memiliki kanopi berukuran besar berhias LED. Menurut Branislav Hetzel, pimpinan Hetzel Design, The Vortex terinspirasi dari konsep mengubah semangat urban setempat menjadi bangunan.

Sumber: www.worldarchitecturenews.com



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X