Kompas.com - 13/08/2013, 10:57 WIB
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
www.designboom.com Matthew Mazzotta, seniman asal Amerika Serikat, bekerja sama dengan Coleman Center for the Arts, serta penduduk York, membuat teater
www.designboom.com Video yang dirilis dalam Designboom menunjukkan sebuah tim membongkar rumah dalam kondisi buruk. Mereka menggunakan berbagai material dari bangunan yang ditinggalkan tersebut untuk membuat proyek
www.designboom.com Open House adalah sebuah ruang acara yang unik. Ruang seni tengah kota berbentuk rumah, tetapi bisa diubah menjadi 100 kursi teater terbuka yang dapat digunakan secara cuma-cuma oleh warga.
www.designboom.com Tempat ini berada di antara pusat perbelanjaan lokal dan kantor pos. Ketika tidak sedang digunakan, kursi-kursi ini dapat
KOMPAS.com — Keberadaan ruang publik sebenarnya penting untuk menunjang berbagai kegiatan komunal masyarakat. Namun, tidak semua komunitas mau bergerak untuk menuntut adanya ruang publik di sekitar tempat tinggal mereka. Keengganan ini bisa saja disebabkan oleh aksi protes yang identik dengan hal-hal negatif. Namun, tidak bagi penduduk York, Alabama, Amerika Serikat.

Matthew Mazzotta, seniman asal Amerika Serikat bekerja sama dengan Coleman Center for the Arts, serta penduduk York, membuat teater "lipat" bernama "Open House" sebagai bentuk protes kurangnya ruang publik di daerah tempat tinggal mereka. Reaksi ini muncul akibat banyaknya jumlah rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya. Padahal, lokasi tersebut bisa digunakan untuk hal lain yang lebih berguna.

Aksi protes mereka bisa dicontoh Jakarta. Di sini banyak terdapat proyek properti mangkrak atau rumah-rumah telantar serta lahan yang tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya. Ketimbang berlumut dan menjadi sarang sampah masyarakat.

Awalnya, sukarelawan dari Coleman Center for the Arts mengajak penduduk York berkumpul bersama di lapangan terbuka. Secara rutin, para relawan tersebut meminta warga membawa furnitur mereka ke tengah lapangan, kemudian berbincang mengenai kebutuhan mereka di sekitar lingkungan. Hasilnya terungkap bahwa penduduk York memerlukan ruang publik untuk menampung berbagai kegiatan mereka.

Video yang dirilis dalam Designboom menunjukkan sebuah tim membongkar rumah dalam kondisi buruk. Mereka menggunakan berbagai material dari bangunan yang ditinggalkan tersebut untuk membuat proyek "Open House". Setelah hanya tinggal barang-barang yang sudah tidak bisa digunakan kembali, mereka membakar habis rumah tersebut.

"Open House adalah sebuah ruang yang unik untuk mengadakan acara. Ini merupakan kolaborasi seluruh warga York, Alabama, untuk mengubah sebuah properti menjadi proyek seni tengah kota berbentuk rumah, tetapi bisa diubah menjadi 100 kursi teater terbuka yang dapat digunakan secara cuma-cuma oleh warga," ujar narator dalam video tersebut. Dalam video, tampak 100 tempat duduk tersebut bisa dimanfaatkan untuk menonton acara musik dan layar tancap.

Selama bertahun-tahun, rumah-rumah yang sudah ditinggalkan pemiliknya ini dibiarkan begitu saja. Semakin lama, keberadaan rumah-rumah tersebut semakin mengganggu. Rumah-rumah ini merusak pemandangan kota. Kini, penduduk setempat memiliki area terbuka yang lengkap dengan tempat duduk praktis untuk melakukan berbagai kegiatan. Tempat ini berada di antara pusat perbelanjaan lokal dan kantor pos. Ketika tidak sedang digunakan, kursi-kursi ini dapat "disulap" dengan cara dilipat. Para penduduk hanya perlu empat orang dan satu setengah jam
untuk "membuka" rumah ini hingga menjadi tempat duduk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.