Kompas.com - 11/08/2013, 15:27 WIB
|
EditorHilda B Alexander
TOKYO, KOMPAS.com - Kelompok investasi yang terdiri atas Abu Dhabi Investment Council dan lembaga pembiayaan yang dipimpin eks CEO AIG Hank Greenberg telah melakukan transaksi pembelian atas sebuah kompleks perkantoran, Shiba Park Building, di pusat kota Tokyo, Jepang. Nilai transaksi ini sebesar 1 miliar dollar AS (Rp 10,2 triliun).

Ini bukan "serangan" pertama yang dilakukan oleh kelompok Abu Dhabi. Tahun lalu ADIC bergabung dengan Goodman, pebisnis Australia, berinvestasi sekitar 1 miliar dollar AS (Rp 10,2 triliun) di gudang logistik di seluruh Jepang. Sebelumnya, pada tahun 2008 mereka membeli 90 persen saham Chrysler New York sebesar 800 juta dollar AS (Rp 8,2 triliun).

Siapa kumpulan yang dengan jeli merambah pasar properti Jepang ini? Ternyata, selain Abu Dhabi Investment Council, terlibat di dalamnya adalah Asia Pacific Land sebagai pemimpin kelompok, dan

Japan's Secured Capital Investment Management Co. and C.V. Starr & Co Inc - See more at: http://www.worldpropertychannel.com/asia-pacific-commercial-news/shiba-park-building-abenomics-tokyo-abu-dhabi-investment-council-hank-greenberg-7199.php#sthash.3P3CUis8.Aman Capital Investment Management Co dan CV Starr & Co Inc, yang dijalankan oleh Greenberg, miliarder mantan CEO American International Group Inc, sumber disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters.
 Japan's Secured Capital Investment Management Co dan CV Starr & Co Inc yang dijalankan oleh Greenberg.

Para anggota kongsi ini diharuskan membayar sekitar 100 juta dollar AS (Rp 1,025 triliun). Cerdiknya para investor ini, mereka memanfaatkan fasilitas pinjaman dari Bank Mizuho, Shinsei Bank dan Commerz Japan Real Estate Finance Corp, sebuah unit pinjaman properti Commerzbank untuk membayar sisa pembelian.

Menurut Reuters, pembelian atas Shiba Park Building, yang lokasinya berdekatan dengan Tokyo Tower, merupakan transaksi properti terbesar di Jepang sejak Februari dan "investasi properti terbesar termasuk investor asing sejak krisis keuangan global 2008-09".

Kesepakatan itu dipandang sebagai sinyalemen kebangkitan properti Jepang, karena investor bertaruh bahwa kebijakan ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe akan mengembalikan kepercayaan pasar.

Bangunan 31 tahun, setinggi 14 lantai ini dijuluki "Gunkan" atau "Kapal Perang". Luasnya lebih dari 102.000 meter persegi, 83.000 meter persegi di antaranya untuk disewakan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.