"Curch Walk Project", Empat Bangunan Dalam Satu Area Sempit

Kompas.com - 30/07/2013, 10:30 WIB
Siapa sangka dalam satu kesatuan bangunan ini terdapat empat fungsi di dalamnya; tiga rumah dan satu apartemen. www.dezeen.comSiapa sangka dalam satu kesatuan bangunan ini terdapat empat fungsi di dalamnya; tiga rumah dan satu apartemen.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com -
Kreativitas memungkinkan munculnya sebuah karya di luar arus utama (mainstream). Hal ini juga yang dilakukan arsitek David Mikhail dan Annalie Riches. Keduanya merancang "Church Walk Housing Project". Proyek ini merupakan empat hunian ringkas, penuh cahaya, bersirkulasi udara baik, di lokasi yang tidak ideal, tepatnya di bekas tempat pembuangan sampah di Church Walk, Stoke Newington, utara London.

Bangunan berteras yang mereka garap ini tampak seperti satu kesatuan. Sebenarnya, dalam satu bentuk masif terdapat tiga level berbeda, dengan tiga rumah dan satu apartemen. Meski dibangun di area dengan kepadatan 160 hunian per hektar, bangunan ini tampak berbeda dan cantik. Ketiga rumah di dalamnya seluas 90 meter persegi hingga 102 meter persegi, sementara apartemennya hanya 42 meter persegi.

Hebatnya, masing-masing rumah memiliki tamannya sendiri dan balkon serta teras cukup luas. Selain itu, bentuk yang menyerupai terasering (bertingkat-tingkat) membuat interaksi atau gangguan dari tetangga dapat dikurangi.

Masing-masing hunian tidak hanya memiliki jendela pada sisi vertikal dindingnya. Sinar matahari juga dapat masuk melewati bagian langit-langit rumah. Dengan kata lain, pemilik rumah dapat meminimalisasi penggunaan lampu pada siang hari, memanfaatkan kenyamanan sinar matahari, tanpa perlu kehilangan privasinya.

Dengan keterbatasan ruang yang ada, David Mikhail memperkirakan adanya keterbatasan pada tinggi masing-masing rumah. Dengan kedekatan situs pada lingkungan, artinya bangunan ini hanya akan memiliki tinggi dua meter. Bentuk geometri tanah yang aneh dapat mencegah orang lain di sekitar melihat ke dalam rumah.

Mereka juga memaksimalkan area berukuran kecil dengan menggunaan beberapa ketinggian berbeda pada plafon rumah. Ada beberapa area yang tidak membutuhkan plafon tinggi, seperti ruang keluarga dan ruang tidur. Namun, ada juga ruang lain seperti dapur dan ruang makan yang nyaman dengan plafon tinggi. Skema ini mencoba merengkuh cahaya dan pemandangan sekaligus. Situs berukuran kecil dan padat dapat menambah nilainya karena daya guna aset yang ada.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X