Kompas.com - 19/07/2013, 11:26 WIB
Ilustrasi: Kaca film pada jendela rumah dapat mereduksi sengatan panas mentari, menghemat konsumsi listrik dan aman buat penghuni. www.dailymail.co.ukIlustrasi: Kaca film pada jendela rumah dapat mereduksi sengatan panas mentari, menghemat konsumsi listrik dan aman buat penghuni.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Bidang aplikasi penggunaan kaca film bisa apa saja, termasuk  gedung-gedung perkantoran, mal, hingga rumah tinggal. Bidang aplikasi yang biasanya dilapisi kaca film jendela dan pintu kaca.

Direktur PT Makko Raya Cemerlang, Christopher Sebastian, selaku distributor kaca film Jepang, Masterpiece, mengatakan, ada beberapa alasan penting mengapa masyarakat sebaiknya mulai mempertimbangkan penggunaan kaca film pada bagian jendela maupun pintu rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alasan pertama, perubahan iklim yang terjadi begitu ekstrim. Berbagai jenis pelapis kaca sudah tidak lagi mampu menangkan efek buruk dari sinar ultraviolet. Jika kaca berlapis saja sudah tidak mampu, apalagi kaca tanpa pelapis. Solusinya, Christopher menawarkan kaca film berlapis ganda.

"Untuk mengurangi sengatan panasnya sinar matahari, sebagian besar masyarakat menggunakan folding gate. Akan tetapi, ini tak berhasil sempurna, karena panas tetap masuk. Folding gate tidak bisa mengalihkan sinar ultraviolet," urai Christopher kepada Kompas.com, di Jakarta, Kamis (18/7/2013).

Bahkan, pemasangan gorden pada jendela rumah pun tetap tidak bisa menahan masuknya sinar ultraviolet. Di dalam rumah masih terasa pengap. Sebaliknya dengan menggunakan pelapis kaca dapat menangkal efek buruk, bahkan potensi kanker yang disebabkan oleh paparan ultraviolet.

Alasan lainnya, dampak penggunaan kaca film adalah berkurangnya energi yang dibutuhkan untuk mendinginkan ruangan. Berbeda dengan sekadar menggunakan gorden, menggunakan kaca film dapat mengurangi panas dari sinar matahari, meringankan kinerja pendingin ruangan, dan efeknya mampu menghemat listrik lebih kurang empat sampai lima persen.

Terakhir, alasan keamanan (safety). Jika terjadi huru-hara atau bencana alam, jendela kaca yang tidak menggunakan pelapis akan pecah dan langsung menimpa apa saja di sekitarnya termasuk penghuni. Sementara dengan kaca film, pecahan kacanya akan berbeda dan tidak langsung menimpa penghuni. Akan ada retak yang terkumpul pada satu titik.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.